Hari Radio Sedunia, Pendengar Bongkar Nostalgia Masa Lalu
- 12 Feb 2026 22:42 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Peringatan Hari Radio Sedunia yang jatuh setiap 13 Februari kembali menghadirkan nostalgia bagi pendengar Pro1 RRI Takengon.
Tahun ini, peringatan mengusung tema “Radio dan Kecerdasan Buatan” (Radio and Artificial Intelligence), menegaskan bahwa radio tetap relevan di tengah derasnya arus teknologi modern.
Joy, pendengar dari Pondok Sayur, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar radio tidak pernah mati.
“Radio harus terus mengudara di tengah gempuran teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Nadia dari Takengon mengenang masa lalu ketika masih membeli kupon untuk mengirim salam kepada sesama pendengar.
Kini, salam bisa langsung lewat telepon genggam. Ia juga mengingat sandiwara radio, ceramah Ramadan, hingga pengalaman tertidur dengan radio yang masih menyala.
Pendengar lainnya, Herman dari Aceh Selatan, menegaskan radio adalah media murah dan selalu update.
“Dulu kalau mau dengar lagu terbaru harus beli kaset, tapi radio jadi jalan satu-satunya untuk mengikuti perkembangan musik,” katanya.
Sementara itu penyiar Pro1 Takengon Nurhayati dalam siaran di frekuensi 93 Fm mengungkapkan bahwa peringatan Hari Radio Sedunia bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang radio sebagai media yang membangun kebersamaan.
Dari kupon salam hingga kecerdasan buatan, radio tetap menjadi sahabat masyarakat, penghubung cerita, dan sumber inspirasi lintas generasi.