Riza Amri: Guru Itu Pendidik, Bukan Birokrat

  • 25 Nov 2025 10:22 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon: Sekretaris Ippemata Banda Aceh Riza Amri menyoroti beberapa Tahun terakhir, perdebatan tentang mutu pendidikan di Indonesia selalu kembali pada satu persoalan klasik: beban administrasi guru yang tidak kunjung selesai.

Kementerian pendidikan berganti kepemimpinan dari waktu ke waktu, masalah ini tetap tidak tersentuh secara fundamental.

Guru seolah-olah menjadi pekerja administrasi dengan tumpukan berkas, laporan, dan aplikasi, padahal esensi dari profesi ini adalah mengajar, membimbing, dan membentuk karakter peserta didik.

Setiap pergantian menteri selalu membawa jargon penyederhanaan administrasi. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: berbagai aplikasi baru diluncurkan, format ini-itu berubah, dan permintaan data semakin bertambah.

Guru diminta menyusun perangkat ajar, mengisi aplikasi dapodik, memutakhirkan data-data, hingga mendokumentasikan kegiatan kelas lewat video.

Jika seorang guru menghabiskan lebih banyak waktu untuk memikirkan sejuta administrasi daripada menyiapkan strategi mengajar, maka ada yang sangat keliru dalam sistem kita.

Beban administrasi yang menumpuk tidak hanya mengurangi kualitas pengajaran, tetapi juga merusak “kesejahteraan psikologis” guru.

Akhirnya, guru merasa terburu-buru, kewalahan, dan tidak sempat menyiapkan materi secara kreatif.

Hal yang lebih memprihatinkan kata Riza, setiap kebijakan baru sering kali hanya menambah lapisan administrasi, bukan menghapusnya.

Ketika kurikulum berubah, perangkat ajar harus diperbarui. Ketika ada program baru, laporan tambahan wajib dibuat. Padahal, program-program itu belum tentu berkesinambungan.

Guru bukan birokrat dan tidak seharusnya diperlakukan sebagai mesin penginput data. Jika kita benar-benar ingin meningkatkan kualitas pendidikan, maka kita harus mengembalikan guru pada panggilan utamanya: mendidik manusia.

Mengurangi beban administrasi bukan sekadar urusan teknis, tetapi wujud penghormatan terhadap profesi guru dan masa depan generasi bangsa.

Selamat Hari Guru Nasional. (25/11/2025).

Rekomendasi Berita