RRI Luncurkan 'Pesta Bola Dunia 2026', Jangkau Masyarakat hingga Pelosok Indonesia
- 17 Apr 2026 10:18 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID,Jakarta - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) resmi meluncurkan program siaran nasional bertajuk "Pesta Bola Dunia 2026".
Langkah ini diambil untuk menyambut gelaran turnamen sepak bola terbesar sejagat yang akan segera berlangsung di Amerika Serikat, Kanada dan Mexico.
Program "Pesta Bola Dunia 2026" ini dijadwalkan mulai 15 April hingga Juni 2026. Masyarakat dapat menikmati siaran ini melalui berbagai kanal RRI, mulai dari Pro1, Pro2, Pro3, Pro4, hingga Siaran Luar Negeri (SLN).
Tak hanya melalui gelombang radio, RRI juga memperluas jangkauan ke platform digital untuk menggaet audiens muda lewat Snack Video dan kanal YouTube resmi RRI.
Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam menyatakan program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman Piala Dunia yang inklusif, informatif, dan menghibur termasuk mereka yang berada di pelosok negeri.
"RRI juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder guna memastikan siaran dapat dinikmati secara luas," ujar Mistam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
Untuk memanjakan pemirsa, RRI telah menyiapkan sederet konten kreatif. Beberapa di antaranya adalah BALLCAST (podcast sepak bola), Feature Legenda Piala Dunia, hingga Bedah Tim yang mengulas profil peserta.
Ada pula konten unik seperti Obrolan Hybrid "GIBOL: Man vs Machine" analisis sepak bola antara manusia dan kecerdasan buatan (AI). Serta "VAR: Visual Asal Review" yang membahas sisi ringan dan menghibur.
Bagi mereka yang menyukai data, RRI menyediakan ulasan pertandingan, jadwal, serta analisis laga secara mendalam. Tak ketinggalan, laporan langsung (running report) dan live reaction akan hadir secara real-time di platform digital.
Momentum Persatuan
Melalui peluncuran ini, RRI menegaskan komitmennya sebagai media publik untuk menjadikan Piala Dunia tidak sekadar tontonan olahraga.
"Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai sarana persatuan, hiburan, serta edukasi bagi masyarakat Indonesia," tutup Mistam.(FJ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....