Mengenal POC Indonesia, Menghubungkan Nusantara lewat Komunikasi tanpa Batas

  • 21 Jul 2026 13:15 WIB
  •  Takengon
Poin Utama
  • POC Indonesia adalah komunitas komunikasi berbasis Push-to-Talk over Cellular (PoC) yang memanfaatkan jaringan internet untuk komunikasi cepat dan efektif menghubungkan anggota dari Aceh hingga Papua.
  • Teknologi PoC memungkinkan pengguna berkomunikasi secara instan hanya dengan menekan satu tombol melalui jaringan internet menggunakan telepon pintar atau perangkat PoC khusus.
  • Jangkauan PoC jauh lebih luas dibandingkan Handy Talky (HT) konvensional karena tidak dibatasi oleh frekuensi radio dan dapat menghubungkan anggota di seluruh Nusantara selama tersedia jaringan internet.

RRI.CO.ID, Takengon: Program Obrolan Komunitas RRI Takengon pada Senin 20 Juli 2026 menghadirkan Ketua POC Indonesia Wilayah Aceh, Edi Sahputra (Callsign OC62EWG) untuk memperkenalkan POC Indonesia sebagai komunitas komunikasi berbasis Push-to-Talk over Cellular (PoC) yang memanfaatkan jaringan internet sebagai media komunikasi cepat, efektif, serta mampu menghubungkan anggotanya dari Aceh hingga Papua. Selasa, 21 Juli 2026.

Dalam dialog, Edi menjelaskan Push-to-Talk over Cellular (PoC) merupakan teknologi komunikasi yang memungkinkan pengguna berbicara secara instan hanya dengan menekan satu tombol melalui jaringan internet, baik menggunakan telepon pintar maupun perangkat PoC khusus. Berbeda dengan Handy Talky (HT) konvensional yang memiliki keterbatasan jangkauan frekuensi radio, PoC memungkinkan komunikasi antarsesama anggota POC Indonesia di seluruh Nusantara, mulai dari Aceh hingga Papua, selama tersedia jaringan internet.

Edi Sahputra mengatakan, POC Indonesia tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, berbagi informasi, membangun jejaring antarkomunitas, serta mendukung berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, hingga penanggulangan bencana. Kemudahan komunikasi yang dimiliki diharapkan dapat memperkuat koordinasi antaranggota dalam berbagai situasi.

Sebagai bentuk demonstrasi, Edi Sahputra (Callsign OC62EWG) pada saat program obrolan komunitas di RRI Takengon melakukan komunikasi secara langsung menggunakan perangkat PoC dengan menghubungi Humas POC Indonesia Wilayah Aceh, Andi Samsu Ridha (Callsign OC62AND) yang berada di Banda Aceh. Komunikasi berlangsung lancar dengan kualitas suara yang jernih. Dalam percakapan tersebut, Edi Sahputra menyampaikan kondisi cuaca di Takengon, sementara Andi Samsu Ridha menginformasikan kondisi cuaca di Banda Aceh. Demonstrasi tersebut menunjukkan kemampuan teknologi Push-to-Talk over Cellular dalam mendukung komunikasi cepat secara real time antardaerah melalui jaringan internet.

Narasumber juga menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin bergabung menjadi anggota POC Indonesia dapat melakukan pendaftaran secara gratis melalui https://portal.pocindonesia.web.id. Setelah registrasi, calon anggota akan berstatus sebagai Simpatisan dan mulai aktif berkomunikasi di kanal provinsi. Untuk memperoleh callsign sebagai identitas resmi anggota POC Indonesia, simpatisan diwajibkan mengumpulkan sedikitnya 3.600 detik waktu aktif berbicara. Setelah memenuhi persyaratan dan lolos verifikasi pengurus, callsign akan diterbitkan sebagai identitas resmi anggota.

Dalam penggunaan perangkat PoC, anggota juga dianjurkan menerapkan etika komunikasi dengan menekan tombol Push-to-Talk (PTT) sesaat sebelum mulai berbicara agar suara tidak terpotong, kemudian menyampaikan pesan secara jelas, singkat, dan bergantian sehingga komunikasi berlangsung tertib serta mudah dipahami oleh seluruh anggota.

Selain memperoleh callsign, anggota juga memiliki tanggung jawab menjaga keaktifannya. Callsign dapat dicabut apabila anggota tidak melakukan aktivitas komunikasi selama 365 hari atau satu tahun, maupun tidak memenuhi ketentuan minimal aktivitas tahunan yang berlaku. Dalam kondisi tersebut, status keanggotaan akan kembali menjadi Simpatisan.

Di akhir dialog, Edi Sahputra menginformasikan bahwa Kopi Darat (Kopdar) POC Indonesia Wilayah Aceh akan dilaksanakan di Takengon pada 8 hingga 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan mempertemukan anggota POC Indonesia dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, berbagi pengalaman, serta meningkatkan koordinasi antarsesama anggota.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....