Pengabdian Mahasiswa UTU Tinggalkan Jejak Nyata di Gayo Lues

  • 17 Jul 2026 16:54 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID,Blangkejeren - Pengabdian mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh di Kampung Pepelah dan Kampung Ekan, Kecamatan Pining, Gayo Lues meninggalkan sejumlah fasilitas untuk Hunian Sementara (Huntara).

Selama 10 hari, tim Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UTU membangun bangunan serbaguna yang difungsikan sebagai mushalla dan ruang belajar, instalasi air bersih, rehabilitasi jalan menuju Huntara, serta fasilitas MCK.

Para mahasiswa juga menyerahkan sejumlah buku Iqra dan Al-Qur’an, untuk mendukung kegiatan belajar bagi anak-anak.

Ketua Tim KPM UTU, Irsadi Aristora mengatakan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat membuat program tersebut dapat berjalan dengan lancar.

“Semoga fasilitas yang kami bangun bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi jejak pengabdian UTU di Gayo Lues,” ujarnya, saat acara pemulangan di Aula Setdakab Gayo Lues, Kamis 16 Juli 2026.

Sementara itu, Sekda Gayo Lues, H. Irwansyah yang membacakan sambutan Bupati, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa yang telah mengabdi di wilayah Pining.

“Kami berharap kerja sama dengan UTU terus terjalin, dan kembali memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Irwansyah.

Dalam kesempatan tersebut Camat Pining, Wen Zulfian menilai bantuan infrastruktur tersebut sangat membantu kebutuhan warga di kawasan Huntara.

“Aset ini akan kami jaga dan manfaatkan untuk kepentingan sosial, pendidikan, dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Dengan berakhirnya program KPM, fasilitas yang dibangun kini telah diserahkan kepada Pemerintah Kampung Pepelah dan Kampung Ekan, untuk dikelola dan dimanfaatkan bagi kebutuhan masyarakat setempat.(FJ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....