Cinta, Harapan dan Pengorbanan: Tertata Indah Bermula Bersekolah
- 13 Jul 2026 21:09 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Senin, 14 Juli 2026 menjadi hari pertama masuk sekolah yang istimewa di Aceh Tengah dengan suasana penuh semangat dan kehangatan dari seluruh warga sekolah.
- Prof. Dr. Zulkarnain dari IAIN Takengon menekankan bahwa sekolah adalah tempat menempa dan mengembangkan potensi insani, memerlukan sinergi cinta dari orang tua dan dedikasi pendidik.
- Cinta, harapan, dan pengorbanan menjadi fondasi kesuksesan pendidikan, dengan niat kuat dan pertolongan Allah sebagai kekuatan utama untuk mengatasi rintangan dalam proses belajar.
RRI.CO.ID, Takengon: Senin, 14 Juli 2026 menjadi momentum istimewa bagi dunia pendidikan di Aceh Tengah. Hari pertama masuk sekolah disambut dengan suasana penuh semangat dan kehangatan. Nyata di hadapan mata, hampir seluruh area sekolah ramai. Sepeda motor berparkir padat, sementara orang tua tampak memapah dan menggandeng putra-putrinya menuju ruang kelas.
Guru Besar IAIN Takengon, Prof. Dr. Zulkarnain, menegaskan bahwa sekolah adalah tempat menempa dan mengembangkan segenap potensi insani.
“Para orang tua dengan penuh cinta menyekolahkan putra-putrinya. Semoga para pendidik membalas cinta itu melalui keseriusan memberi didikan kepada sang anak,” ujarnya.
Cinta yang tulus dari orang tua dan pendidik menjadi arus terbentuknya cinta anak dalam belajar, bahagia di lingkungan sekolah, serta memperkuat harapan untuk masa depan. Harapan itu, menurut Zulkarnain, harus disambut oleh pihak sekolah sebagai energi yang membentangkan jalan menuju cita-cita pembelajar.
Namun, cinta dan harapan tidak cukup tanpa pengorbanan. Kesiapan berkorban demi kesuksesan putra-putri yang dicintai menjadi daya dukung untuk menepis rintangan dalam proses pendidikan.
“Intensitas pengorbanan tentu berbanding lurus dengan cinta dan harapan. Pondasi dasarnya adalah kekuatan niat, dan Allah yang memberi jalan serta pertolongan,” tambahnya.
Hari pertama sekolah pun menjadi simbol cinta, harapan, dan pengorbanan yang tertata indah, bermula dari langkah sederhana: bersekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....