Mulai Menabung dari Sekarang, Biaya Sekolah Tahun Depan Tak Lagi Jadi Beban
- 13 Jul 2026 20:13 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon – Tahun ajaran baru memang masih beberapa bulan lagi, tetapi persiapan biaya pendidikan sebaiknya dimulai sejak sekarang. Banyak keluarga baru memikirkan kebutuhan sekolah ketika masa pendaftaran atau daftar ulang sudah dekat. Akibatnya, pengeluaran terasa berat karena harus dipenuhi dalam waktu yang singkat. Padahal, dengan menabung secara bertahap, kebutuhan tersebut dapat dipersiapkan tanpa mengganggu kondisi keuangan keluarga.
Biaya sekolah tidak hanya mencakup uang daftar ulang atau SPP. Orang tua juga perlu mengalokasikan anggaran untuk seragam, sepatu, tas, buku, alat tulis, perlengkapan belajar, hingga biaya transportasi. Jika seluruh kebutuhan tersebut dihitung, totalnya bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung jenjang pendidikan dan kebijakan masing-masing sekolah.
Sebagai gambaran, apabila kebutuhan sekolah diperkirakan mencapai Rp6 juta dan masih tersedia waktu 10 bulan sebelum tahun ajaran baru dimulai, maka target tersebut dapat dicapai dengan menyisihkan sekitar Rp600 ribu setiap bulan, atau sekitar Rp20 ribu setiap hari. Jumlah tersebut akan terasa jauh lebih ringan dibanding harus menyediakan seluruh dana sekaligus menjelang masuk sekolah.
"Menabung bukan soal seberapa besar uang yang disisihkan, tetapi seberapa konsisten melakukannya."
Selain menentukan target tabungan, dana pendidikan sebaiknya disimpan di rekening atau tempat penyimpanan khusus agar tidak tercampur dengan kebutuhan sehari-hari. Masyarakat juga dapat memanfaatkan bonus kerja, THR, atau penghasilan tambahan sebagai pelengkap dana pendidikan, sehingga target tabungan lebih cepat tercapai.
Pola hidup hemat juga berperan penting dalam mewujudkan rencana tersebut. Misalnya, jika sebuah keluarga mampu mengurangi pengeluaran jajan atau minuman di luar rumah sebesar Rp 100 ribu setiap minggu, maka dalam satu bulan akan terkumpul sekitar Rp 400 ribu. Dalam waktu sepuluh bulan, jumlah itu sudah mencapai Rp 4 juta, cukup untuk menutupi sebagian besar kebutuhan perlengkapan sekolah.
Selain menabung, orang tua juga dapat mengajarkan kebiasaan mengelola keuangan kepada anak sejak dini. Anak dapat diajak menyisihkan sebagian uang sakunya, merawat perlengkapan sekolah agar dapat digunakan lebih lama, serta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Kebiasaan sederhana ini menjadi bekal penting untuk membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan di masa depan.
"Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Persiapan yang dilakukan hari ini akan memberikan ketenangan bagi keluarga ketika tahun ajaran baru tiba."
Dengan perencanaan yang matang dan kebiasaan menabung secara rutin, biaya sekolah tidak lagi menjadi beban yang datang secara mendadak. Langkah kecil yang dimulai hari ini akan membantu keluarga menyambut tahun ajaran baru dengan lebih tenang, sekaligus memastikan pendidikan anak tetap menjadi prioritas tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan rumah tangga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....