Keluhan Suhailani: Pemecahan Sertifikat Kebun di Wih Bersih Tak Kunjung selesai
- 29 Jun 2026 10:35 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Warga Kedelah, kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Suhailani, menyampaikan keluhan terkait proses pemecahan sertifikat kebun yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun namun belum juga selesai.
Suhailani menuturkan, beberapa tahun lalu ia pernah datang ke Kantor Pertanahan Takengon untuk menanyakan prosedur pemecahan sertifikat. Setelah mendengar penjelasan yang dianggap rumit, ia kemudian menghubungi seorang kenalan anaknya yang bekerja di kantor tersebut.
Kenalan itu menyanggupi untuk membantu mengurus sertifikat, bahkan sempat turun langsung ke lokasi kebun bersama Suhailani, suami, ayah, dan aparat desa untuk mengambil dokumentasi di Desa Wih Bersih, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah.
Biaya pemecahan sertifikat disebut sudah dilunasi melalui dua kali transfer. Awalnya, Suhailani dijanjikan proses akan selesai dalam waktu tiga bulan. Namun hingga lebih dari dua tahun, sertifikat tak kunjung terbit.
“Sudah banyak kali alasan, mulai dari pergantian kepala, foto hilang, sampai minta dokumentasi ulang. Sekarang telepon tidak diangkat, WA tidak dibalas,” keluhnya dalam program Halo RRI Takengon 22 Juni 2026.
Suhailani juga mengaku pernah menanyakan langsung ke BPN mengenai sertifikat atas nama Abu Bakar Is, namun pihak BPN menyatakan tidak terdaftar. Hal ini menimbulkan kebingungan dan kekecewaan mendalam.
Melalui program Halo RRI, Suhailani berharap ada solusi dan tindak lanjut dari Kepala Kantor Pertanahan Takengon agar proses pemecahan sertifikat kebun di Kecamatan Silih Nara dapat segera diselesaikan.
Tim RRI pada Kamis 25 Juni 2026 sekitar pukul 8.30Wib sudah bertandang langsung ke Kanto BPN Aceh Tengah untuk melakukan konfirmasi keluhan warga tersebut, akan tetapi Kepala dan Kasi berdasarkan keterangan karyawan sedang tidak ada ditempat.
“Belum ada, nanti juga ada zoom, kemungkinan belum bisa hari ini, atau nanti kami hubungi kalau udah ada waktu,” ujar seorang karyawan.
Sementara itu terbaru Kepala BPN Aceh Tengah Heriansyah dikonfirmasi RRI pada Senin 29 Juni 2026 melalui pesan WA tidak memberikan respon.
Satiran
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....