Hampir 4.000 CPCL Kopi dan 1.982 CPCL Kakao Diusulkan di Gayo Lues

  • 04 Jun 2026 22:38 WIB
  •  Takengon

RRI.co.id, Blang Kejeren — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus mematangkan pelaksanaan program pengembangan kopi dan kakao melalui percepatan pendataan Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL).

Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues, Abdul Hakim, melaporkan sosialisasi program telah dilakukan kepada seluruh kepala desa dan penyuluh pertanian.

Hingga saat ini, hampir 4.000 CPCL untuk komoditas kopi telah diusulkan ke Kementerian Pertanian. Sementara untuk komoditas kakao, jumlah usulan mencapai 1.982 CPCL.

Dalam kegiatan tersebut, validasi data dan ketepatan titik koordinat lahan menjadi perhatian utama guna memastikan akurasi penerima manfaat serta keberhasilan pelaksanaan program di lapangan.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan yang sejalan dengan program hilirisasi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah.

Sebagai narasumber, Prof. Abu Bakar Karim menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan pemerintah, proses penetapan CPCL melalui penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan dinas terkait, hingga tata cara pengadaan barang dan jasa setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) CPCL.

Ia menyebutkan bantuan yang akan diberikan mencakup program perluasan dan peremajaan tanaman kopi dengan alokasi 1.000 batang per hektare, disertai dukungan upah kerja sebesar 16 Hari Orang Kerja (HOK) per hektare.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani kopi di Gayo Lues.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....