Akun Enita Kitchen Diretas, Sebarkan Giveaway Diduga Penipuan

  • 04 Jun 2026 21:38 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi giveaway yang beredar melalui akun Instagram @Enitakitchen pada Kamis (4 Juni 2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah unggahan yang menawarkan program "Giveaway Tebus Murah" dengan hadiah emas Antam dan iPhone diduga merupakan konten penipuan setelah pemilik usaha mengaku akun media sosialnya telah diretas.

Dalam unggahan tersebut, akun @Enitakitchen menawarkan program “Spesial Anniversary Giveaway Tebus Murah” berupa dua keping emas Antam 10 gram 999,9 persen fine gold yang disebut dapat ditebus hanya dengan harga Rp10 juta. Selain itu, terdapat unggahan lain yang menawarkan dua unit iPhone 17 Pro Max 256 GB dengan harga tebus yang sama.

Untuk mengikuti program tersebut, pengikut akun diminta mengikuti sejumlah syarat, seperti mengikuti akun Instagram, menyukai tiga unggahan, mencantumkan nama dan alamat lengkap, serta melakukan klaim melalui tautan Telegram yang dicantumkan pada bio akun.

Menindaklanjuti informasi yang beredar, RRI melakukan konfirmasi kepada pemilik Enita Kitchen melalui pesan WhatsApp. Pemilik usaha tersebut menyatakan bahwa akun Instagram miliknya telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"IG kami di-hack. Itu penipuan, jangan percaya," tulis pemilik Enita Kitchen dalam pesan singkat kepada RRI.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang diterima RRI, pemilik akun juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengikuti instruksi yang terdapat dalam unggahan tersebut karena berpotensi merugikan.

Modus penipuan menggunakan akun media sosial yang diretas bukanlah hal baru. Pelaku biasanya memanfaatkan kepercayaan pengikut akun untuk menyebarkan informasi hadiah, giveaway, atau penawaran barang dengan harga sangat murah guna menarik korban. Beberapa kasus serupa menunjukkan akun yang telah diretas kemudian digunakan untuk menyebarkan konten penipuan berkedok giveaway kepada para pengikutnya.

Masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap unggahan yang menawarkan hadiah bernilai tinggi dengan syarat yang tidak lazim, terutama jika mengarahkan peserta untuk berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan seperti Telegram atau meminta data pribadi. Sejumlah laporan dan kajian keamanan digital menyebutkan bahwa giveaway palsu sering digunakan untuk memperoleh informasi pribadi korban, mengarahkan korban ke tautan phishing, atau meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan administrasi.

RRI mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi langsung kepada pemilik akun atau sumber resmi sebelum mengikuti program giveaway yang beredar di media sosial. Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui fitur pelaporan yang tersedia pada platform media sosial terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....