Jelang Iduladha, Tradisi Meugang Kembali Ramaikan Bener Meriah
- 26 Mei 2026 08:12 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Bener Merih — Dua hari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat Kabupaten Bener Meriah kembali melaksanakan tradisi meugang yang sudah menjadi budaya turun-temurun di Provinsi Aceh.
Tradisi meugang selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat Aceh menjelang hari besar keagamaan, seperti Idulfitri, Iduladha, dan bulan suci Ramadan. Pada momen ini, masyarakat biasanya membeli dan memasak daging untuk dinikmati bersama keluarga sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan.
| Baca juga: Gotong Royong, Warisan Tak Lekang Waktu |
Pada Senin, 26 Mei 2026, suasana pasar di sejumlah wilayah Bener Meriah tampak ramai dipadati warga yang berburu daging meugang. Aktivitas jual beli meningkat sejak pagi hari, terutama di kawasan Pasar Simpang Pante Raya dan Simpang Balik.
Harga daging sapi meugang tahun ini terpantau masih stabil dan sama seperti saat meugang Idulfitri lalu, yakni mencapai Rp180.000 per kilogram. Meski harga tergolong tinggi, antusiasme masyarakat untuk membeli daging tetap tinggi sebagai bagian dari tradisi yang sudah melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh.
Pedagang daging di pasar mengaku permintaan masyarakat meningkat tajam menjelang Iduladha. Banyak warga membeli daging untuk kebutuhan keluarga maupun untuk dibagikan kepada kerabat.
Tradisi meugang tidak hanya menjadi kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai budaya dan sosial yang kuat. Selain mempererat silaturahmi keluarga, tradisi ini juga menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat dalam menyambut hari besar Islam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....