Iman kepada Allah dan Hari Akhir Jadi Kunci Kehidupan

  • 02 Mei 2026 05:51 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon — Keimanan kepada Allah dan hari akhir menjadi kunci utama dalam membentuk perilaku manusia agar tetap berada di jalan kebaikan. Pesan ini mengemuka dalam tausiah Subuh yang disampaikan oleh Tgk. Fahruddin Lahmuddin di Masjid Agung Ruhama Takengon, Jum'at, 1 Mei 2026.

Dalam ceramahnya, penceramah menegaskan bahwa dua rukun iman tersebut merupakan yang paling sering disebut dalam Al-Qur’an, karena memiliki pengaruh besar terhadap sikap dan tindakan manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keyakinan bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui akan membuat seseorang menjauhi perbuatan buruk, bahkan saat tidak ada orang lain yang menyaksikan. Sementara itu, keimanan terhadap hari akhir akan mendorong manusia untuk lebih berhati-hati, karena setiap amal akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

“Kalau seseorang yakin akan adanya kehidupan akhirat, maka ia tidak akan berani berbuat zalim, karena sadar akan ada hisab dan balasan,” ujarnya di hadapan jemaah.

Ia juga menjelaskan bahwa kehadiran umat Islam melaksanakan salat Subuh berjamaah merupakan wujud nyata dari keyakinan terhadap balasan di akhirat. Setiap langkah menuju masjid diyakini bernilai ibadah dan akan mendapatkan ganjaran dari Allah.

Dalam tausiah tersebut, turut disampaikan kisah-kisah dalam Al-Qur’an yang memperkuat keyakinan akan kekuasaan Allah, seperti dialog Nabi Ibrahim dengan Raja Namrud, serta peristiwa dihidupkannya kembali makhluk yang telah mati sebagai bukti nyata adanya kehidupan setelah kematian.

Lebih lanjut, jemaah diingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, sedangkan kehidupan akhirat bersifat kekal. Oleh karena itu, setiap individu diminta untuk mempersiapkan bekal terbaik sejak di dunia.

Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, ia menyampaikan bahwa orang yang paling cerdas bukanlah yang memiliki kecerdasan intelektual semata, melainkan mereka yang paling banyak mengingat kematian dan mempersiapkan diri untuk kehidupan setelahnya.

Tausiah Subuh ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas ibadah sebagai bekal menuju kehidupan yang abadi di akhirat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....