Puluhan Insan Pers Hadiri Peringatan HPN di Takengon

  • 10 Feb 2026 16:28 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID,Takengon - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 tahun 2026 turut digelar di kabupaten Aceh Tengah, yang berlangsung  di SMEA Premium Kopi, Takengon, Selasa 10 Januari 2026.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Gayo, dengan dihadiri para insan pers dari Aceh Tengah maupun Bener Meriah, LSM dan sejumlah undangan lainnya.

Ketua SMSI Gayo, Jurnalisa mengatakan keberadaan pers hari ini dihadapkan dengan perkembangan teknologi, termasuk artificial inteligen (AI), yang dapat membuat berita tanpa harus melakukan peliputan.

Oleh karena itu, dirinya meminta awak media untuk selalu turun langsung melihat setiap kondisi ril yang terjadi. Termasuk ketika memberitakan kondisi masyarakat, pascabencana hidrometeorologi.

“Misalnya seperti peristiwa bencana hari ini, jika  hanya menerima laporan dari media sosial, kita akan terus tertinggal. Kita harus turun ke lapangan, untuk melihat apa yang terjadi sebenarnya,” pinta Jurnalisa.

Dalam kesempatan itu Kadiskominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal menyebut pers garda terdepan dalam memberikan informasi kepada publik. Sehingga kolaborasi dengan pemerintah daerah, masih sangat diharapkan.

“Bagaimana kita berkolaborasi, bukan membatasi peran pers. Tapi kolaborasi positif, untuk menyajikan data dan fakta yang benar kepada masyarakat. Itulah yang disebut pilar demokrasi,” sebutnya.

Sementara Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufik mengajak setiap wartawan dari berbagai media untuk berjalan beriringan membangun daerah. Termasuk ikut serta menjaga Kamtibmas di Tanoh Gayo.

“Saya yang bukan orang Gayo saja, sangat cinta dengan Tanah Gayo. Sangat ingin menjaga Tanah Gayo. Rekan-rekan yang asli Orang Gayo, pasti juga ingin Tanah Gayo ini tentram, aman dan kondusif,” harapnya.  

Pelaksanaan HPN secara nasional sendiri sudah digelar kemarin di Serang, Banten dengan tema "Pers Hebat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat".

Pada tahun ini, perwakilan insan pers dari Dua kabupaten di wilayah tengah Aceh tidak menghadiri acara tingkat nasional tersebut, mengingat masih dalam suasana pemulihan pascabencana hidrometeorologi.(FJ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....