“Sejemput Oros Sejengkal Utem” Gebrakan Komunitas Gayo Peduli

  • 04 Feb 2026 20:41 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Semangat gotong royong masyarakat Gayo kembali menguat pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tengah dan Bener Meriah. Melalui gerakan “Sejemput Oros Sejengkal Utem”, Komunitas Gayo Peduli mengajak masyarakat untuk saling membantu melalui kontribusi sederhana namun bermakna.

Ketua Komunitas Gayo Peduli, Ardiansyah Putra bin Alfian KZ, mengatakan bahwa istilah tersebut berasal dari kearifan lokal masyarakat Gayo yang menggambarkan semangat berbagi segenggam beras dan sepotong kayu bakar demi keberlangsungan hidup bersama. Kenapa masyarakat diharapkan membawa sepotong kayu saat mengambil nasi gratis tersebut, agar saling membersamai kegiatan tersebut, dengan secara tidak langsung turut membantu kelancaran kegiatan sebagai pengumpulan bahan bakar memasak.

Dalam masa tanggap darurat, komunitas ini membuka enam posko dapur umum di sejumlah titik di Takengon, seperti di Musara Alun, maupun di Kalasigo. Selama lebih dari 50 hari, sekitar 15 ribu bungkus nasi gratis telah dibagikan kepada warga terdampak bencana.

Selain dukungan pangan, gerakan ini juga melibatkan partisipasi warga yang membawa kayu bakar sebagai simbol keterlibatan dalam proses pemulihan. Kegiatan ini turut didukung para relawan dan donatur dari berbagai daerah.

Di akhir dialog, Ardiansyah menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: “Jangan lelah menjadi orang baik. Berbuatlah sesuatu sebelum waktu habis.”

Dialog Ruang Komunitas ini menegaskan bahwa di balik bencana, solidaritas dan kepedulian masyarakat menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan. Semangat “Sejemput Oros Sejengkal Utem” menjadi simbol bahwa dari hal kecil, kebersamaan yang besar dapat tumbuh untuk bangkit bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....