Kisah Abu Lahab: Musuh Islam yang Paling Keras
- 01 Mar 2025 11:15 WIB
- Takengon
KBRN Takengon : Abu Lahab adalah salah satu tokoh Quraisy yang paling keras menentang dakwah Nabi Muhammad ﷺ. Namanya adalah Abdul ‘Uzza bin Abdul Muthalib, namun lebih dikenal dengan julukan Abu Lahab (yang berarti "Bapak Api yang Menyala") karena wajahnya yang kemerahan.
Abu Lahab adalah paman kandung Nabi Muhammad ﷺ, tetapi ia justru menjadi musuh utama Islam. Saat Nabi Muhammad ﷺ pertama kali mengajak kaumnya untuk menyembah Allah di Bukit Shafa, Abu Lahab langsung menolak dengan kasar dan berkata:
"Celakalah engkau, wahai Muhammad! Apakah hanya untuk ini kau mengumpulkan kami?" (HR. Bukhari & Muslim)
Sebagai balasan atas ucapannya, Allah menurunkan Surah Al-Masad (Al-Lahab) [111:1-5] yang mengabadikan kehancurannya.
Abu Lahab juga di kutuk oleh Allah dalam Surah Al-Masad.
"Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia! Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Di lehernya ada tali dari sabut." (QS. Al-Masad: 1-5)
Ayat ini menjadi bukti nyata kehancuran Abu Lahab dan istrinya, Ummu Jamil. Allah menegaskan bahwa harta dan kekayaannya tidak akan menyelamatkannya dari azab neraka. Abu Lahab dan istrinya sering menghina dan menyakiti Nabi ﷺ. Mereka meletakkan duri dan kotoran di depan rumah Nabi. Abu Lahab juga memerintahkan anak-anaknya menceraikan putri Nabi ﷺ (Ruqayyah dan Ummu Kultsum) sebagai bentuk penghinaan. Saat perang Badar, Abu Lahab tidak ikut berperang, tetapi menyuruh orang lain menggantikannya. Kekejamannya akhirnya berbalik pada dirinya sendiri.
Setelah kekejamannya kepada Nabi, Abu Lahab akhirnya meninggal dengan cara yang tragis, setelah kaum Quraisy kalah di Perang Badar, Abu Lahab sangat marah dan sedih. Tidak lama kemudian, ia terkena penyakit kulit yang menjijikkan (seperti tha’un atau lepra), hingga orang-orang takut mendekatinya.Ia meninggal dalam keadaan hina, bahkan keluarganya tidak mau menyentuh jenazahnya dan hanya melemparkannya ke dalam lubang dengan kayu. Kehancurannya membuktikan kebenaran firman Allah dalam Surah Al-Masad.
Pelajaran dari Kisah Abu Lahab
- Kedudukan dan harta tidak akan menyelamatkan seseorang dari azab Allah.
- Menentang kebenaran dan memusuhi Islam hanya akan membawa kehancuran.
- Allah membela Rasul-Nya dan membinasakan orang-orang yang memusuhi dakwah Islam.
Semoga kita dijauhkan dari sifat sombong dan permusuhan terhadap ajaran Allah. Aamiin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....