Pelatih Lokal Dominasi Perempat Final, Mampukah Pertahankan Tradisi Juara?
- 08 Jul 2026 21:16 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID,Takengon - Delapan tim telah memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026. Dari delapan kontestan tersisa, terdapat Satu fakta menarik, yakni mayoritas masih ditangani pelatih dari negara itu sendiri.
Kondisi ini kembali memunculkan pertanyaan, apakah tradisi panjang Piala Dunia akan kembali berlanjut pada edisi 2026?. Dari delapan tim perempat final, Lima negara menggunakan jasa pelatih lokal.
Prancis masih mempercayai Didier Deschamps, Norwegia ditangani Ståle Solbakken, Spanyol bersama Luis de la Fuente, Argentina di bawah Lionel Scaloni, dan Swiss diasuh oleh Murat Yakin.
Sementara Tiga tim lainnya memilih pelatih asing. Maroko ditangani Mohamed Ouahbi dari Belgia, Inggris bersama pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, lalu Belgia diasuh Domenico Tedesco asal Italia.
Dominasi pelatih lokal menjadi sorotan karena memiliki kaitan erat dengan sejarah Piala Dunia. Sejak 1930 hingga 2022 di Qatar, seluruh juara selalu dilatih oleh pelatih berkebangsaan yang sama dengan tim juaranya.
Catatan itu dimulai dari Alberto Suppici dengan Uruguay menjadi juara pada 1930 hingga Lionel Scaloni bersama Argentina meraih gelar di 2022. Hingga kini, belum pernah ada negara yang menjuarai Piala Dunia lewat pelatih asing.
Pada Piala Dunia 2026, Maroko, Inggris, dan Belgia berpeluang mematahkan tradisi ini. Ketiganya berusaha membuktikan jika pelatih asing juga mampu membawa sebuah negara meraih kejayaan.
Bagi negara yang menggunakan pelatih lokal, keberadaan sosok dari dalam negeri dinilai memberikan keuntungan tersendiri. Selai paham karakter pemain, mereka juga lebih dekat dengan budaya dan identitas nasional tim yang ditanganinya.
Meski demikian, sejarah bukanlah jaminan. Persaingan di perempat final Piala Dunia 2026 dipastikan semakin ketat, dan faktor taktik, mental, serta kualitas pemain tetap akan menjadi penentu utama.
Akankah tradisi juara bersama pelatih lokal tetap bertahan? Atau Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang melahirkan juara dengan pelatih asing? Jawabannya akan terungkap saat turnamen ini mencapai laga puncak.(FJ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....