Serba serbi Piala Dunia Pertandingan tim Sinegal di Hari Jum'at

  • 16 Jun 2026 20:28 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Pelatih kepala Tim Nasional Senegal, Pape Thiaw, menjadi sorotan publik setelah menyampaikan pernyataan tegas mengenai pentingnya menjalankan ibadah sholat Jum'at di tengah kesibukan ajang sepak bola internasional.

Dalam sebuah konferensi pers, seorang wartawan menanyakan alasan dirinya dan delegasi Senegal tetap keluar untuk menunaikan sholat Jum'at meskipun saat itu cuaca di Negara Bagian New Jersey sedang dilanda angin kencang dan pihak keamanan menyarankan agar seluruh anggota delegasi tetap berada di dalam ruangan demi keselamatan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Pape Thiaw memberikan jawaban yang menarik perhatian banyak pihak.

“Apakah ada yang lebih penting daripada sholat? Saya rasa itu bukan urusan Anda. Kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran timnya dalam sebuah turnamen sepak bola tidak boleh membuat mereka melupakan tujuan utama kehidupan sebagai hamba Allah SWT.

“Kita datang ke sini untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk menyembah Allah,” lanjutnya.

Pape Thiaw bahkan menekankan bahwa kewajiban agama harus tetap menjadi prioritas di atas segala kepentingan duniawi, termasuk pertandingan sepak bola paling bergengsi sekalipun.

“Bahkan kalau final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Banyak yang melihatnya sebagai bentuk keteguhan seorang Muslim dalam menjaga prinsip dan keyakinannya di tengah tuntutan profesi dan sorotan dunia internasional.

Sikap yang ditunjukkan pelatih Senegal itu juga menjadi pengingat bahwa kesuksesan dan prestasi dunia tidak seharusnya menggeser kewajiban seorang hamba kepada Tuhannya. Bagi banyak orang, kisah ini menjadi inspirasi tentang pentingnya menempatkan nilai-nilai keimanan di atas kepentingan duniawi.

Di tengah hiruk-pikuk kompetisi olahraga modern yang sarat tekanan dan ambisi meraih kemenangan, pernyataan Pape Thiaw menunjukkan bahwa bagi sebagian orang, ketaatan kepada Allah SWT tetap menjadi prioritas utama yang tidak dapat ditawar oleh keadaan apa pun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....