Keputusan Alpine Jadi Pelanggan Mercedes Disebut Pengkhianatan Oleh Staf Renault F1
- 25 Agt 2024 17:44 WIB
- Takengon
KBRN, Redelong: Staf mesin Renault F1 telah mendesak pabrikan asal Prancis tersebut untuk tidak melanjutkan rencana tim Alpine untuk menjadi pelanggan Mercedes.
Perwakilan dari staf mesin formula 1 renault di viry-chatillon telah menyerukan agar pabrikan tersebut memikirkan kembali rencana Alpine untuk menjadi pelanggan Mercedes. Mereka menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan sebuah “Pengkhianatan”.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan peruntungannya, tim formula 1 Alpine siap berkomitmen untuk menjadi pelanggan Mercedes mulai 2026 dan seterusnya.
Keputusan akhir mengenai rencana mesin dan masa depan markas viry diperkirakan akan diambil pada 30 september mendatang, dengan sebuah studi yang telah ditugaskan oleh Renault untuk mengalihkan fokus personil F1 di pabrik Prancis ke pengembangan teknologi baru.
Tetapi dengan staf mesin Renault saat ini yang diketahui telah menyuarakan kekecewaan mereka kepada boss dan CEO Renault Luca de Meo atas keputusannya untuk meninggalkan proyek mesin F1 yang dimulai sejak 1977, perwakilan personelnya kini telah mempublikasikan keprihatinan mereka.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh dewan sosial dan ekonomi karyawan Alpine di viry-chatillon, menguraikan bahwa janji teknis yang telah ditunjukkan oleh mesin 2026 lebih dari cukup untuk membenarkan Renault melanjutkan proyek tersebut.
Mereka mengatakan manajemen group berencana untuk menghentikan program 2026 di viry-chatillon dan memilih pasokan mesin, mungkin dari Mercedes.
Alasan yang diberikan adalah penghematan langsung yang cukup signifikan, menukar biaya pengembangan sebesar 120 juta dollar AS, untuk pasokan tahunan dengan Mercedes sebesar 17 juta dollar AS.
Dalam dokumen yang panjang, dewan sosial dan ekonomi menguraikan bagaimana Viry telah mencapai beberapa target pengembangan yang agresif dengan mesin baru yang dikatakan telah menunjukkan potensi yang baik selama pengujian dyno.
Meskipun Renault telah berjanji untuk memindahkan staf mesin viry F1 saat ini ke proyek-proyek baru, yang dapat mencakup teknologi hydrogen, dewan percaya bahwa ini tidak masuk akal.
Alpine sejauh ini menolak untuk berkomentar tentang masalah ini, tetapi dapat dipahami bahwa perwakilan staf viry telah menggunakan hak mereka untuk mencari keahlian pada proyek-proyek masa depan yang sedang direncanakan.
Keputusan akhir nanti akan disampaikan pada tanggal 30 september terkait masa depan Alpine tentang proyek transformasi di viry.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....