Gasly Keluhkan Mobil Alpine Yang Lambat
- 11 Okt 2025 16:45 WIB
- Takengon
KBRN, Takengon: Kekecewaan mendalam dirasakan oleh pembalap Alpine F1, Pierre Gasly, setelah Grand Prix Singapura 2025, di mana ia finis di urutan kedua dari belakang, P19. Kesimpulannya, "Mulai dari pit lane, 50 lap terjebak di belakang mobil lain - balapan yang membosankan." Ketika seorang jurnalis bertanya kepada Gasly tentang kondisi panas dan lembab di Singapura, ia memberikan penilaian yang tidak berlebihan terhadap Alpine.
"Tidak apa-apa. Tetapi, kami terlalu lambat untuk membuatnya menjadi lebih tangguh secara fisik. Saat ini, tidak menyenangkan untuk mengendarai mobil seperti ini. Kami tidak cukup kompetitif untuk benar-benar bertarung. Itu membuat frustrasi," ungkapnya.
Menurut Gasly, masalahnya lebih besarlemahnya performa Alpine bukanlah masalah sementara, melainkan sebuah pola struktural. "Jujur saja, beberapa akhir pekan terakhir tidak cukup baik. Rasanya seperti kami tidak bisa melakukannya dengan benar," ucapnya.
Pada babak kualifikasi, pembalap asal Prancis ini mengalami kemunduran. Kesalahan teknis membuatnya tidak bisa melaju lebih jauh dari Q1. Akibatnya, ia memulai balapan dari pit lane.
"Anda tetap mencoba," jelasnya. "Anda mencoba menekan mobil di depan Anda, membuatnya melakukan kesalahan. Hanya itu yang bisa Anda lakukan." Namun, tidak ada lagi yang terjadi. Gasly finis di P19, hanya satu posisi di depan Nico Hulkenberg di Sauber.
Itulah mengapa ia menyebutnya sebagai kinerja yang menyakitkan, karena Alpine terlalu lambat. Dia mengumumkan bahwa tim akan menganalisis hal ini secara menyeluruh.
"Sekarang, kami harus duduk bersama tim, mendiskusikan berbagai hal dan mengatasinya bersama," katanya. Namun, Gasly juga melihat ada titik terang. "Austin seharusnya lebih cocok untuk kami." Secercah harapan untuk Alpine, yang belum mencetak poin sejak Grand Prix Belgia dan masih berada di urutan terakhir dalam kejuaraan konstruktor Formula 1.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....