Tiga Putri Aceh Tengah Borong Emas di Kejurnas Kempo Sumatera Barat
- 02 Jul 2026 07:04 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Aceh Tengah di tingkat nasional. Tiga atlet putri kempo asal Kabupaten Aceh Tengah, Aulia, Yurike, dan Rinda, sukses mempersembahkan medali emas pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo yang digelar di Sumatera Barat.
Keberhasilan ketiga srikandi muda tersebut menjadi bukti bahwa atlet daerah mampu bersaing dengan kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia. Raihan emas itu juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh Tengah sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi melalui olahraga.
Prestasi membanggakan ini menjadi pembahasan dalam Podcast Pro 2 RRI Takengon yang disiarkan pada Rabu, 1 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut mereka menceritakan perjuangannya hingga mampu berdiri di podium tertinggi.
Aulia yang berstatus pelajar kelas XI di SMA Negeri 1 Takengon ini mengungkapkan bahwa perjalanan menuju medali emas bukanlah sesuatu yang mudah. Latihan yang dijalani setiap hari menuntut kedisiplinan, kekuatan mental, dan kemampuan mengendalikan rasa lelah.
"Kami berlatih dengan disiplin setiap hari. Banyak pengorbanan yang harus dilakukan, mulai dari membagi waktu antara sekolah, keluarga, hingga latihan. Saat bertanding kami hanya fokus memberikan yang terbaik dan tidak ingin mengecewakan pelatih maupun daerah yang kami wakili," ujar Aulia.
Senada dengan Aulia, Yurike mengatakan bahwa persaingan pada Kejurnas berlangsung sangat ketat karena seluruh atlet merupakan juara dari daerah masing-masing. Menurutnya, kepercayaan diri dan kesiapan mental menjadi faktor penting dalam pertandingan.
"Semua lawan memiliki kemampuan yang bagus. Yang membedakan adalah bagaimana kami tetap tenang dan percaya diri saat berada di arena. Kami selalu mengingat pesan pelatih agar bertanding dengan hati yang tenang dan tidak mudah panik," kata atlet yang yang saat ini fokus menjadi Instruktur Gym salah satu Sport Centre di kota Banda Aceh.
Sementara itu, Rinda yang kini telah mengabdi sebagai anggota Polisi Wanita (Polwan) di jajaran Polda Aceh, mengaku bangga masih dapat berkontribusi mengharumkan nama daerah melalui olahraga meski telah menjalani tugas sebagai anggota kepolisian.
"Medali emas ini bukan hanya milik kami bertiga. Ini adalah hasil kerja keras pelatih kami, dukungan orang tua, teman-teman latihan, dan doa masyarakat Aceh Tengah. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya untuk berani berprestasi di bidang olahraga," ungkap Rinda.
Dalam podcast tersebut, ketiganya juga berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi selama mengikuti pemusatan latihan hingga bertanding di Sumatera Barat. Mulai dari menjaga kondisi fisik, mengontrol pola makan, hingga menghadapi tekanan saat memasuki ring pertandingan.
Mereka sepakat bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses latihan yang konsisten, disiplin, serta kemauan untuk terus belajar dari setiap kekalahan maupun kemenangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....