Keributan Warnai Turnamen Mini Soccer di Bener Meriah
- 10 Nov 2025 19:00 WIB
- Takengon
KBRN, Redelong : Pertandingan Mini Soccer yang seharusnya menjadi ajang olahraga persahabatan berubah menjadi insiden tidak menyenangkan. Seorang pemain bernama Juliandri menjadi korban pengeroyokan di tengah pertandingan Turnamen Mini Soccer 2025 yang digelar di Desa Genting Gerbang, Sabtu (8/11/2025).
Mini Soccer sendiri merupakan versi modifikasi dari sepak bola yang dimainkan di lapangan lebih kecil, dengan jumlah pemain antara tujuh hingga sembilan orang per tim. Pertandingan ini umumnya bertujuan memberikan pengalaman bermain yang cepat, intens, dan tetap kompetitif, namun dengan suasana santai.
Namun, suasana sportif berubah tegang pada babak kedua pertandingan tersebut. Berdasarkan keterangan Juliandri kepada media, kejadian bermula dari adu badan antar pemain yang kemudian memicu emosi dari pihak lawan.
“Awalnya cuma karena beradu bodi biasa. Saya ditarik oleh salah satu pemain Arkuba sampai terjatuh, lalu dua pemain lain ikut menyerang saya. Setelah itu saya sempat pusing dan seperti hilang ingatan sebentar,” ujar Juliandri saat memberikan keterangan.
Setelah kejadian itu, Juliandri sempat mendapatkan perawatan sementara akibat luka dan kondisi fisiknya yang menurun. Rekan-rekan satu timnya kemudian membantu melerai dan menghentikan pertandingan sementara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia penyelenggara turnamen Mini Soccer belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa keluarga korban telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dan telah dilakukan visum terhadap korban.
Turnamen Mini Soccer diharapkan menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar pemuda desa. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menahan emosi dalam setiap pertandingan, agar semangat kebersamaan tetap terjag
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....