Sekretaris dan Bendahara Pordasi Aceh Tengah Dinilai Gagal Paham
- 06 Sep 2025 18:16 WIB
- Takengon
KBRN,Takengon : Ketua Tim Teknis Pacuan Pordasi, Karyadi SPd menyayangkan pernyataan dari sebagian pengurus Pordasi Aceh Tengah, terkait pelaksanaan Pacuan Kuda HUT ke-80 RI.
Menurut Karyadi, pernyataan tersebut tidak berdasar dan menunjukkan ketidakpahaman terhadap tugas dan fungsi organisasi.
Dirinya menilai, pernyataan Sekretaris Pordasi Helmy Afandi dan Bendahara Jihar Firdaus yang mengaku tidak dilibatkan, justru terlihat tidak memahami tupoksi yang dimiliki.
"Bahkan ada indikasi kepentingan pribadi, yang tidak terakomodir dalam penyusunan kepanitiaan,” ujarnya.
Karyadi menegaskan, tanggung jawab Komisi Pacu hanya sebatas melaporkan hasil kegiatan sesuai PO 10 PP Pordasi Bab III Pasal 13.
Ia juga mengungkapkan, pacuan kali ini mendapat dukungan penuh dari Pengurus Pusat Pordasi, termasuk apresiasi langsung dari Ketua Umum PP Pordasi, Triwatty Marciano.
Dalam grup resmi steward nasional, Triwatty menyampaikan rasa bangganya terhadap penyelenggaraan pacuan di Aceh yang berjalan dengan tertib, aman, dan sportif.
“Ini sejarah dan usaha panjang. Saya senang masyarakat Aceh bisa menikmati olahraga ini. Semoga terus dijaga dan kita wujudkan Piala Ketua Umum Pordasi 2026 di Aceh,” tulisnya.
Lebih lanjut, keberhasilan pacuan ini bahkan menjadi pertimbangan untuk dijadikan acuan, dalam pelaksanaan pacuan kuda tradisional di PON XXII NTT dan NTB tahun 2028.
“Seharusnya kita bangga, bukan justru memperkeruh suasana dengan isu-isu yang tidak benar,” tutup Karyadi yang juga merupakan Steward Nasional PP Pordasi.(FJ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....