Henry, Buaya Nil Tertua di Dunia Berusia 123 Tahun
- 17 Okt 2024 11:52 WIB
- Takengon
KBRN, Takengon : Seekor Buaya Nil dengan berat 700 kg bernama Henry secara resmi dinobatkan sebagai buaya tertua di dunia pada usia 123 tahun. Dilansir dari Times of India, Henry telah menjadi ayah dari lebih dari 10.000 anak selama hidupnya. Rekor ini membuatnya tidak hanya dikenal karena usianya yang panjang, tetapi juga karena keturunannya yang luar biasa banyak.
Henry telah menjadi penghuni utama di Crocworld Conservation Centre di Scottburgh, Afrika Selatan, di mana ia menarik perhatian pengunjung dari berbagai penjuru dunia. Meskipun usianya yang sudah sangat tua, Henry tetap menunjukkan tanda-tanda kesehatan yang baik dan terus beraktivitas layaknya buaya normal lainnya.
Buaya Nil (Crocodylus niloticus) dikenal memiliki umur yang panjang, dan Henry adalah contoh hidup dari potensi panjang usia mereka. Dengan ukuran tubuh raksasa dan sejarah kehidupan yang luar biasa, Henry terus menjadi ikon yang memukau di dunia konservasi hewan. Buaya Nil sendiri merupakan predator yang sangat dihormati di habitat alami mereka, dan Henry adalah salah satu spesimen tertua yang pernah tercatat.
Penetapan Henry sebagai buaya tertua di dunia ini menunjukkan bahwa spesies ini memiliki potensi umur panjang yang luar biasa jika hidup dalam kondisi yang aman dan terlindungi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....