Lepat Rindu Bertemu Ramadhan

  • 27 Jan 2024 22:28 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon : Penganan lepat merupakan kue tradisional masyarakat Gayo yang biasa ditemukan saat bulan Ramadhan, lebaran baik Idul Fitri maupun Idul Adha.

Ciri khas dari kue lepat adalah teksturnya yang lembut dan kenyal saat dimakan serta bercita rasa manis. Karena isian lepat merupakan kelapa parut yang dicampurkan dengan gula merah membuat kue lepat begitu enak saat dinikmati.

Lepat adalah makanan khas Gayo yang terbuat dari tepung ketan yang kalis dan diisi inti kelapa sangrai bercampur gula merah kemudian dibungkus dengan daun pisang muda yang kemudian dikukus.

Menjelang Ramadhan tiba Penganan Khas Gayo ini kerap dibuat yaitu di hari megang (sehari sebelum masuk bulan Ramadhan), bahkan masyarakat Gayo membuatnya dalam jumlah banyak, bisa untuk menu berbuka puasa dan juga sebagai teman kopi disaat sahur selama bulan puasa.

Akan menjadi sebuah kerinduan yang besar mendekati bulan Ramadhan para ibu-ibu masyarakat Gayo berbondong-bondong berbelanja membeli bahan bahan olahan lepat,seperti kelapa, gula merah,tepung ketan dan daun pisang muda. Dengan bahan baku yang mudah ditemukan sehingga lepat selalu hadir setiap menjelang bulan puasa.

Ada hal unik ketika mengulas cerita penganan lepat khas Gayo ini dari masa ke masa. Dahulu kebiasaan anak-anak orang Gayo akan ikut membantu Ine (Gayo Read) atau mamak pada saat membungkus lepat, dan mereka dibolehkan memakan adonan lepat yang belum dikukus bercampur inti kelapa yang diletakan dalam sebilah daun pisang, namun tidak masalah untuk pencernaan meski tanpa dikukus adonan lepat tetap aman untuk dimakan. (SR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....