Rempah Dapur Dinilai Efektif Bantu Kendalikan Peradangan

  • 04 Mei 2026 09:39 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Peradangan atau inflamasi kerap dianggap sebagai kondisi yang merugikan. Padahal, secara alami, inflamasi merupakan bagian dari mekanisme pertahanan tubuh dalam melawan infeksi maupun cedera. Yang perlu diwaspadai adalah inflamasi kronis, yakni ketika respons tersebut berlangsung terlalu lama dan justru memicu gangguan kesehatan.

Mengutip dari Vogue, Ahli gizi dan pelatih nutrisi, Sahar Berjis, menjelaskan bahwa inflamasi kronis dapat ditandai dengan berbagai gejala, mulai dari gangguan kulit, masalah pencernaan, kelelahan, hingga kenaikan berat badan.

Menurutnya, upaya mengendalikan inflamasi tidak selalu harus dilakukan dengan perubahan pola makan secara drastis. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah memanfaatkan rempah-rempah yang tersedia di dapur sehari-hari. Dia Berpendapat bahwa Rempah mengandung senyawa alami yang dapat membantu mengatur respons peradangan sekaligus mendukung sistem pencernaan

Sejumlah rempah diketahui memiliki manfaat tersebut. Kunyit, misalnya, mengandung kurkumin yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Penelitian yang dilakukan oleh University of California Los Angeles menunjukkan bahwa senyawa ini berperan dalam membantu meredakan peradangan.

Selain itu, jahe juga dikenal memiliki kandungan gingerol dan shogaol yang dapat membantu mengurangi inflamasi serta meredakan gangguan pencernaan seperti mual dan kembung.

Kayu manis turut memberikan manfaat melalui kandungan antioksidan polifenol yang membantu mengontrol kadar gula darah dan menekan peradangan. Sementara itu, bawang putih dengan kandungan allicin dinilai mampu mendukung keseimbangan sistem imun tubuh.

Rempah lain seperti cengkeh, jintan, dan lada hitam juga memiliki kandungan antioksidan yang membantu melawan stres oksidatif serta mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Meski demikian, konsumsi rempah tetap perlu dilakukan secara bijak. Para ahli menekankan bahwa manfaat rempah lebih ditentukan oleh konsistensi konsumsi, bukan jumlah yang berlebihan. Penggunaan dalam porsi kecil namun rutin dinilai cukup untuk memberikan efek positif.

Selain itu, beberapa kondisi kesehatan tertentu perlu menjadi perhatian. Konsumsi bawang putih, misalnya, dapat memicu gangguan pada individu dengan masalah pencernaan tertentu. Sementara kayu manis dalam jumlah berlebih berpotensi berdampak pada kesehatan hati.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi tubuh masing-masing serta berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum melakukan perubahan pola makan.

Dengan pemanfaatan rempah secara tepat, langkah sederhana ini diharapkan dapat membantu mengendalikan inflamasi serta mendukung upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....