Meugang, Tradisi Kuliner Khas Aceh yang Tak Pernah Absen jelang Idul Fitri
- 19 Mar 2026 13:58 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Tradisi Meugang di Aceh kembali menjadi sorotan menjelang Idul Fitri. Tradisi yang identik dengan memasak dan menikmati daging bersama keluarga ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Aceh.
Meugang biasanya dilakukan beberapa hari sebelum hari raya, di mana masyarakat berbondong-bondong membeli daging sapi atau kambing di pasar tradisional. Meskipun harga daging cenderung meningkat, antusiasme warga tetap tinggi karena Meugang bukan sekadar tradisi kuliner, tetapi juga simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Selain itu, Meugang juga memiliki nilai sosial yang kuat. Banyak warga yang berbagi daging dengan tetangga, kerabat, hingga kaum kurang mampu. Hal ini menjadikan Meugang sebagai momen mempererat tali silaturahmi dan kepedulian antar sesama.
Pemerintah daerah pun biasanya turut memantau ketersediaan dan harga daging agar tetap stabil selama Meugang berlangsung. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan menyambut Idul Fitri.
Keberadaan tradisi Meugang menjadi bukti bahwa kearifan lokal tetap terjaga di tengah modernisasi. Tradisi ini tidak hanya menghadirkan hidangan lezat, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....