Gigi Berlubang Jangan Diabaikan, Bisa Sebabkan Nyeri hingga Ganggu Kesehatan
- 14 Jul 2026 19:53 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Gigi berlubang masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi yang paling sering dialami masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Meski terlihat kecil, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat berkembang menjadi infeksi yang memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Gigi berlubang terjadi akibat penumpukan plak yang mengandung bakteri. Bakteri tersebut mengubah sisa makanan, terutama yang mengandung gula, menjadi asam yang secara perlahan mengikis lapisan email gigi hingga membentuk lubang. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dapat mencapai lapisan dalam gigi dan menyebabkan rasa nyeri hebat.
Gejala gigi berlubang meliputi rasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, maupun manis, munculnya lubang berwarna cokelat atau hitam pada gigi, bau mulut, hingga nyeri saat mengunyah makanan.
Dokter gigi mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi berfluoride minimal dua kali sehari, membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi, membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, serta rutin memeriksakan kesehatan gigi setiap enam bulan sekali.
Apabila lubang masih berukuran kecil, dokter biasanya akan melakukan penambalan gigi. Namun, jika kerusakan sudah cukup parah hingga mengenai saraf, pasien mungkin memerlukan perawatan saluran akar atau bahkan pencabutan gigi.
Menjaga kesehatan gigi bukan hanya soal penampilan, tetapi juga investasi bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan kebiasaan merawat gigi sejak dini, risiko gigi berlubang dapat diminimalkan sehingga senyum tetap sehat dan aktivitas sehari-hari pun tidak terganggu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....