Benarkah Makanan Jatuh Lima Detik Masih Aman?
- 21 Jun 2026 07:26 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Banyak orang mungkin pernah menjatuhkan makanan ke lantai, lalu buru-buru mengambilnya sambil berpegang pada "aturan lima detik". Anggapan yang sudah lama beredar ini menyebut makanan yang baru menyentuh lantai selama beberapa detik masih aman dikonsumsi.
Namun, sejumlah penelitian menunjukkan anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Bakteri ternyata dapat berpindah ke makanan hanya dalam hitungan detik, bahkan nyaris seketika setelah makanan menyentuh permukaan yang terkontaminasi.
Bakteri Berpindah dalam Waktu Sangat Singkat
Mengutip dari The Guardian, Profesor imunologi vaksin dari Imperial College London, John Tregoning, menjelaskan bahwa beberapa penelitian telah membuktikan bakteri dapat berpindah ke makanan hampir secara instan.
Salah satu penelitian menguji berbagai jenis makanan, seperti roti, roti oles mentega, semangka, dan permen kenyal, yang dijatuhkan ke berbagai permukaan, antara lain keramik, baja, kayu, dan karpet yang telah diberi bakteri.
Hasilnya menunjukkan proses perpindahan bakteri terjadi hampir seketika. Risiko kontaminasi bahkan lebih tinggi ketika makanan yang mengandung banyak air, seperti semangka atau mentimun, jatuh di permukaan keras seperti lantai keramik atau baja.
Membilas dengan Air Belum Tentu Aman
Banyak orang memilih membilas makanan yang terjatuh sebelum mengonsumsinya. Sayangnya, cara ini tidak selalu mampu menghilangkan bakteri yang telah menempel. Penelitian lain menemukan bakteri masih dapat bertahan di permukaan benda hingga 24 jam. Dalam penelitian tersebut, sosis matang yang dijatuhkan ke permukaan yang sebelumnya terkontaminasi tetap terpapar bakteri, meskipun bakteri tersebut telah berada di permukaan selama beberapa jam.
Menurut Tregoning, kondisi serupa bisa terjadi di dapur rumah. "Jika daging ayam mentah yang mengandung bakteri menyentuh meja dapur, lalu dua jam kemudian roti diletakkan di permukaan yang sama, bakteri masih bisa berpindah ke roti tersebut," jelasnya. Artinya, permukaan yang tampak bersih belum tentu bebas dari mikroorganisme berbahaya.
Aturan Lima Detik Tidak Berlaku di Ruang Operasi
Penelitian lain bahkan menguji "aturan lima detik" pada peralatan medis di ruang operasi. Hasilnya menunjukkan setiap alat bedah yang terjatuh ke lantai harus dibersihkan menggunakan deterjen dan melalui proses sterilisasi sebelum dapat digunakan kembali. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah risiko infeksi pada pasien.
Temuan ini semakin memperkuat bahwa lamanya makanan atau benda berada di lantai bukanlah faktor utama yang menentukan tingkat keamanannya.
Sebaiknya Jangan Dikonsumsi
Menurut Tregoning, makanan yang sudah jatuh ke lantai sebaiknya tidak dikonsumsi, terutama jika seseorang memiliki daya tahan tubuh yang rendah, seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, atau penderita penyakit tertentu. Risiko kontaminasi juga lebih besar apabila di rumah terdapat hewan peliharaan yang bisa saja membawa kotoran atau bakteri dari luar ke dalam rumah.
Karena itu, membuang makanan yang terjatuh mungkin terasa sayang, tetapi jauh lebih aman dibandingkan mengambil risiko terkena infeksi akibat bakteri yang tidak terlihat.
Menjaga kebersihan lantai dan permukaan dapur memang penting. Namun, kebersihan tersebut tidak menjamin makanan yang sudah terjatuh benar-benar bebas dari bakteri.
Daripada mengandalkan "aturan lima detik", kebiasaan menjaga kebersihan tangan, peralatan masak, dan area pengolahan makanan tetap menjadi langkah terbaik untuk mencegah penyakit yang ditularkan melalui makanan (foodborne disease).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....