Jantung, Mesin Kehidupan yang Tak Pernah Berhenti
- 28 Sep 2025 06:16 WIB
- Takengon
KBRN, Takengon: Setiap tanggal 29 September, dunia memperingati Hari Jantung Sedunia. Tahun ini, peringatan tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat Aceh Tengah, setelah Yayasan Jantung Indonesia (YJI) bersama Ikatan Dokter Jantung dan Ikatan Dokter Anak menjadikan Takengon sebagai pusat perayaan di provinsi Aceh.
Suasana subuh yang sejuk di Masjid Agung Ruhama, Minggu (28/9/2025), menjadi saksi ketika Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Aceh, dr. Muhammad Ridwan MAppSc SpJp (K), mengingatkan jamaah tentang arti penting sebuah jantung.
Baca: Hari Jantung Sedunia 2025: Dont Mist a Beat!
“Coba bayangkan sebuah kendaraan mewah tanpa mesin. Ia tak bisa bergerak, hanya menjadi pajangan. Begitulah tubuh manusia tanpa jantung yang berdetak. Kita hanyalah mayat, Bahkan detak jantung janin dalam kandungan menjadi tanda awal kehidupan. Dan detak jantung terakhir, itulah tanda akhir kehidupan,” ucapnya.
Peringatan Hari Jantung Sedunia yang dipusatkan di Takengon tahun ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk merenung. Tidak hanya sekadar peringatan, tetapi juga aksi nyata. Sejak Jumat, rangkaian kegiatan digelar, mulai dari skrining kesehatan di sekolah hingga pemeriksaan orang tua di Puskesmas Kebayakan.
Baca juga: Kemenkes Umumkan Provinsi dengan Paparan Penyakit Jantung Tertinggi
Dia juga berharap, momentum Hari Jantung Sedunia bukan hanya sekadar peringatan, melainkan titik tolak bagi masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan diri dan keluarga.
“Karena menjaga jantung, berarti menjaga kehidupan,” katanya.
Baca: Hari Jantung Sedunia, Sadarkan Masyarakat Menjaga Kesehatannya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....