Waspadai Gatal Usai Konsumsi Ikan Tongkol, Ini Cara Menghindarinya

  • 22 Apr 2025 12:28 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon : Ikan tongkol dikenal sebagai salah satu lauk favorit masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih dan harganya yang terjangkau membuat ikan ini banyak dikonsumsi sehari-hari.

Namun, tak sedikit orang yang mengeluhkan rasa gatal pada kulit setelah makan tongkol. Apa penyebabnya, dan bagaimana cara mencegahnya?

Gatal yang muncul setelah mengonsumsi ikan tongkol biasanya disebabkan oleh kandungan histamin yang tinggi pada ikan yang tidak disimpan dengan baik.

Histamin merupakan senyawa kimia yang terbentuk akibat pembusukan protein, terutama jika ikan tidak didinginkan segera setelah ditangkap.

Ikan tongkol yang disimpan terlalu lama di suhu ruang bisa menghasilkan zat histamin. Inilah yang memicu reaksi alergi seperti gatal-gatal, ruam, atau bahkan mual.

Cara menghindarinya cukup sederhana, yaitu dengan memastikan ikan tongkol yang akan dikonsumsi adalah ikan segar.

Ciri-ciri ikan segar antara lain mata jernih, daging kenyal, dan bau tidak amis menyengat. Selain itu, proses pengolahan juga perlu diperhatikan.

Jika ingin lebih aman, rebus ikan tongkol terlebih dahulu sebelum digoreng atau dimasak. Perebusan bisa membantu mengurangi kadar histamin

Sementara itu, di beberapa daerah, masyarakat juga punya cara tradisional untuk menghindari gatal akibat ikan tongkol.

Misalnya dengan merendam ikan dalam air jeruk nipis atau cuka sebelum dimasak, yang dipercaya dapat mengurangi efek samping tersebut.

Meski nikmat dan bergizi, konsumsi ikan tongkol tetap harus dilakukan dengan cara yang aman.

Pastikan ikan dalam kondisi segar, simpan dengan benar, dan olah dengan tepat untuk menghindari reaksi gatal yang bisa mengganggu kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....