Apple Pimpin Pasar Smartwatch Global Kuartal Pertama

  • 21 Jun 2026 07:26 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Pasar smartwatch global menunjukkan tren positif pada awal 2026. Setelah sempat mengalami perlambatan pada tahun sebelumnya, pengiriman smartwatch dunia kembali tumbuh pada kuartal pertama (Q1) 2026. Di tengah persaingan yang semakin ketat, Apple kembali mempertahankan posisinya sebagai vendor smartwatch terbesar di dunia.

Menurut laporan terbaru Counterpoint Research, pengiriman smartwatch global tumbuh 4 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal I-2026. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan perangkat wearable yang menawarkan fitur kesehatan, kebugaran, hingga kecerdasan buatan (AI).

Apple Kembali di Posisi Teratas

Counterpoint Research mencatat Apple menguasai 23 persen pangsa pasar global smartwatch pada kuartal pertama 2026. Pengiriman Apple Watch juga meningkat sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadi pertumbuhan tertinggi di antara lima besar vendor smartwatch dunia.

Keberhasilan tersebut didorong oleh penyegaran lini produk Apple Watch yang menawarkan pilihan lebih lengkap bagi konsumen, mulai dari model standar hingga premium. Selain itu, ekosistem Apple yang terintegrasi dengan iPhone masih menjadi daya tarik utama bagi pengguna.

Huawei Tempel Ketat

Di posisi kedua terdapat Huawei dengan pangsa pasar 17 persen. Produsen asal Tiongkok itu terus menunjukkan pertumbuhan berkat tingginya permintaan di pasar domestik serta semakin kuatnya ekspansi ke berbagai negara.

Counterpoint menyebut program subsidi perangkat elektronik di Tiongkok turut mendorong peningkatan penjualan Huawei, bersama merek lokal lainnya seperti Xiaomi dan Imoo.

Xiaomi dan Imoo Terus Naik

Persaingan juga semakin ketat berkat pertumbuhan Xiaomi dan Imoo. Kedua merek tersebut berhasil meningkatkan pengiriman smartwatch berkat strategi harga yang kompetitif serta fitur kesehatan yang semakin lengkap.

Khusus Xiaomi, perusahaan terus memperluas portofolio smartwatch dengan menawarkan produk di berbagai segmen harga, sehingga mampu menarik konsumen baru, terutama di Asia.

Sementara Imoo tetap menjadi pemain kuat di segmen smartwatch anak, terutama di pasar Tiongkok.

Samsung Masih Masuk Lima Besar

Samsung tetap berada dalam jajaran lima besar vendor smartwatch dunia. Namun, perusahaan asal Korea Selatan itu mengalami penurunan pengiriman pada beberapa pasar utama, terutama Amerika Utara.

Menurut Counterpoint Research, penurunan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya penjualan model generasi sebelumnya menjelang peluncuran produk baru. Meski demikian, Samsung masih menjadi salah satu pemain utama berkat ekosistem Galaxy dan fitur kesehatan yang terus diperbarui.

Lima Vendor Smartwatch Terbesar Dunia Q1 2026

Berdasarkan laporan Counterpoint Research, lima vendor smartwatch terbesar dunia pada kuartal I-2026 adalah:

  1. Apple

  2. Huawei

  3. Xiaomi

  4. Imoo

  5. Samsung

Fitur Kesehatan Jadi Faktor Utama

Analis Counterpoint Research Anshika Jain menyebut meningkatnya minat konsumen terhadap fitur pemantauan kesehatan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan pasar smartwatch. Berbagai inovasi, seperti dukungan konektivitas satelit, teknologi 5G RedCap, integrasi AI, serta fitur pemantauan kesehatan yang lebih canggih, termasuk deteksi sleep apnea dan pemantauan risiko hipertensi, menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan industri smartwatch saat ini.

Anshika juga mengungkapkan bahwa harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) smartwatch di pasar global meningkat sekitar 6 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut didorong oleh hadirnya teknologi sensor yang semakin canggih, penerapan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), serta kemampuan pemantauan kesehatan yang semakin lengkap seperti memantau detak jantung, kadar oksigen dalam darah (SpO2), kualitas tidur, aktivitas olahraga pada perangkat wearable.

Selain itu, meningkatnya permintaan smartwatch premium juga ikut mendorong pertumbuhan pasar global sepanjang awal tahun 2026. Di sejumlah negara berkembang, termasuk India, tren konsumen yang beralih dari smartwatch kelas dasar ke perangkat premium turut berkontribusi terhadap kenaikan harga rata-rata tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....