Bupati Bener Meriah Narasumber Riset SBM ITB dan Griffith University
- 30 Mei 2026 22:47 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Redelong- Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, didampingi Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, menjadi narasumber dalam kegiatan Interview Riset Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Griffith University Australia yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting di Pendopo Bupati Bener Meriah, Sabtu 30 Mei 2026.
Kegiatan penelitian tersebut mengangkat tema "Polycrisis Leadership and Integrated Risk Communication: A Systems-Based Qualitative Study of Environmental, Social, and Governance Crises in Indonesia” yang bertujuan untuk menggali pengalaman serta perspektif para pemimpin daerah dalam menghadapi berbagai tantangan dan krisis yang terjadi secara bersamaan, baik di bidang lingkungan, sosial, maupun tata kelola pemerintahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Bener Meriah Riswandika Putra, S, STP., M.AP., Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S. IP., M.Sc., Plt. Kadis PUPR Kabupaten Bener Meriah Alfahmi, ST., M.AP.,
Dalam sesi wawancara, Bupati Bener Meriah menyampaikan berbagai pengalaman Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah, pengelolaan risiko bencana, serta strategi komunikasi yang dilakukan pemerintah dalam menjaga kepercayaan masyarakat di tengah berbagai dinamika yang terjadi.
Bupati menegaskan bahwa kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis data menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan yang kompleks di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, turut menyampaikan pandangannya terkait pentingnya komunikasi risiko yang terintegrasi dalam mendukung efektivitas kebijakan pemerintah. Ia menilai bahwa keterbukaan informasi dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ketahanan daerah menghadapi berbagai krisis.
Melalui partisipasi dalam kegiatan riset internasional ini, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap dapat memberikan kontribusi pemikiran dan pengalaman daerah dalam pengembangan kajian akademik mengenai kepemimpinan, komunikasi risiko, serta tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap berbagai tantangan global dan lokal.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, serta menjadi wadah berbagi pengalaman antara Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dengan para peneliti dari SBM ITB dan Griffith University dalam upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan pengelolaan krisis di Indonesia
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....