Putra Gayo Raih Penghargaan dan Hadiah Umrah di ASEAN SDGs Future Leaders
- 30 Mei 2026 14:26 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Kuala Lumpur: Prestasi membanggakan kembali diukir oleh akademisi sekaligus praktisi asal Indonesia di panggung regional. Andi Rahman, M.Ling., dosen praktisi dari Program Studi Pariwisata Syariah IAIN Takengon, sukses menorehkan pencapaian gemilang dalam ajang bergengsi ASEAN SDGs Future Leaders Summit 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 18–21 Mei 2026.
Forum internasional yang berfokus pada percepatan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) ini diikuti oleh puluhan delegasi terpilih dari berbagai negara di Asia Tenggara. Pada perhelatan tahun ini, panitia penyelenggara menggandeng salah satu kampus bisnis terkemuka di Malaysia, Universiti Kuala Lumpur (UniKL), sebagai mitra akademik strategis sekaligus pusat pelaksanaan rangkaian program utama.
Dalam forum tersebut, Andi Rahman hadir membawa gagasan segar mengenai integrasi pariwisata berkelanjutan berbasis syariah (halal tourism) yang disinergikan dengan pelestarian lingkungan, khususnya konservasi air bersih. Kontribusi aktif serta argumentasi yang kuat di setiap sesi diskusi berhasil memikat perhatian dewan juri internasional.
Borong Empat Penghargaan Sekaligus
Tidak tanggung-tanggung, representasi IAIN Takengon ini sukses menyabet empat penghargaan sekaligus dalam malam puncak penganugerahan yang digelar di International Youth Centre (IYC) Kuala Lumpur. Penghargaan yang berhasil dibawa pulang meliputi:
Best Team, Best Group Idea, Best Media Presentation dan Best Performance. Selain deretan trofi dan medali tersebut, Andi juga mendapatkan apresiasi istimewa berupa hadiah ibadah umrah gratis dari pihak donatur atas dedikasinya dalam mengharumkan nama bangsa dan daerah di kancah internasional.
Founder kegiatan, Maya Andzela, S.M., menjelaskan bahwa ASEAN Future Leaders Summit 2026 dirancang sebagai wadah bagi para pemimpin muda yang memiliki kepedulian mendalam terhadap isu-isu SDGs di kawasan ASEAN.
"Sebelum memasuki sesi awarding, para peserta wajib mengikuti serangkaian agenda intensif. Mulai dari pelatihan bersama profesor dari UniKL, debat ilmiah, study tour ke sejumlah sektor bisnis, hingga penyusunan solusi konkret terkait isu global. Proses ini merupakan bagian dari penilaian sekaligus penguatan kapasitas kepemimpinan dan pembangunan berkelanjutan peserta," ujar Maya.
Maya juga menambahkan bahwa program ini diharapkan mampu memantik semangat generasi muda untuk terus berinovasi dan membawa pemikiran mereka ke tingkat global. Terkait hadiah umrah yang diterima Andi, hal tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dukungan donasi terbesar yang berhasil digalang selama program berlangsung.
"Keberangkatan ibadah umrah tersebut direncanakan pada bulan Juli atau paling lambat awal Agustus 2026 mendatang," pungkasnya.
Pencapaian luar biasa ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi akademisi dan pemuda Indonesia lainnya untuk terus menyuarakan gagasan-gagasan progresif demi pembangunan global yang berkelanjutan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....