Bener Meriah Bersama BPS Gelar Penilaian Mandiri EPSS Tahun 2026

  • 26 Mei 2026 15:52 WIB
  •  Takengon
RRI.CO.ID, Redelong - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melaksanakan kegiatan Penilaian Mandiri Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026, Senin 25 Mei 2026, bertempat di ruang rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, S.STP., M.AP. Dalam arahannya, Ilham Abdi berharap nilai EPSS Kabupaten Bener Meriah tahun 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun 2024. Ia juga meminta seluruh pemegang kegiatan agar serius dan bersungguh-sungguh dalam mengisi portal Simbatik sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal dan memuaskan.

“Diharapkan seluruh perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian dapat bekerja secara optimal dalam melengkapi seluruh indikator penilaian sehingga capaian Indeks Pembangunan Statistik Kabupaten Bener Meriah terus meningkat,” ujarnya.

Ilham Abdi menyampaikan, pada tahun 2024 Kabupaten Bener Meriah memperoleh indeks hasil EPSS sebesar 2,67 dan pada tahun 2026 ditargetkan meningkat menjadi 2,68.

Pada pelaksanaan EPSS tahun ini, terdapat dua lokus penilaian yaitu Dinas Perdagangan dengan kegiatan pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok serta barang penting, dan Dinas Kesehatan dengan kegiatan pelayanan kesehatan gizi masyarakat.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bener Meriah yang diwakili oleh Statistisi Ahli Pertama, Muhammad Taufik Hidayat, S.Tr.Stat., menjelaskan bahwa Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral dilakukan untuk melihat sejauh mana kualitas dan tata kelola statistik yang dihasilkan oleh masing-masing instansi telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Menurutnya, melalui evaluasi tersebut dapat diketahui aspek yang sudah berjalan baik maupun yang masih perlu diperbaiki, mulai dari tahap perencanaan, pengumpulan data, pengolahan hingga diseminasi statistik.

“EPSS bertujuan membantu instansi menghasilkan data yang lebih akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu juga mendorong peningkatan koordinasi antarinstansi agar tidak terjadi perbedaan maupun tumpang tindih data,” jelas Muhammad Taufik Hidayat.

Ia menambahkan, data yang berkualitas sangat penting sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda yang diwakili oleh Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Pansurna, SE, Dinas Komunikasi dan Informatika yang diwakili Kepala Bidang Persandian Wirda Sari didampingi Ruri Ariska, Dinas Perdagangan yang diwakili Suci Sahara selaku Analis Perdagangan Ahli Pertama, serta Dinas Kesehatan yang diwakili Sarmaini dan Dono Budi Setiawan.
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....