Lidah Mertua, Tanaman Sederhana dengan Manfaat Besar

  • 15 Apr 2026 10:40 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Di sudut ruangan, tanaman ini kerap dianggap sekadar hiasan. Daunnya tegak, keras, dan minim perawatan. Namun di balik tampilannya yang sederhana, Lidah mertua menyimpan segudang manfaat, terutama dalam menjaga kualitas udara dan kesehatan di dalam ruangan.

Tak heran, tanaman yang juga dikenal sebagai snake plant ini semakin populer, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya udara bersih di lingkungan rumah.

Menyerap Polutan, Bukan Sekadar Mitos

Salah satu manfaat paling dikenal dari lidah mertua adalah kemampuannya menyerap zat beracun di udara. Temuan ini bukan sekadar klaim tanpa dasar.

Dalam studi terkenal yang dilakukan oleh NASA melalui Clean Air Study, tanaman ini terbukti mampu membantu mengurangi polutan berbahaya seperti formaldehida, benzena, hingga trikloroetilen.

Zat-zat tersebut umum ditemukan dalam produk rumah tangga seperti cat, furnitur, hingga bahan pembersih. Kehadirannya dalam jangka panjang dapat memicu gangguan pernapasan, iritasi, bahkan masalah kesehatan yang lebih serius.

Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa lidah mertua mampu menurunkan konsentrasi karbon dioksida di dalam ruangan hingga sekitar 10–19 persen dalam kondisi tertentu.

Meski efektivitasnya di ruang terbuka bergantung pada jumlah tanaman dan ventilasi, perannya tetap dinilai sebagai “lapisan tambahan” dalam menjaga kualitas udara.

Unik, Tetap Menghasilkan Oksigen di Malam Hari

Berbeda dengan kebanyakan tanaman, lidah mertua memiliki mekanisme khusus yang memungkinkan tetap menghasilkan oksigen pada malam hari.

Kemampuan ini membuatnya ideal ditempatkan di kamar tidur. Udara yang lebih segar di malam hari diyakini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur sekaligus mendukung kesehatan pernapasan.

Membantu Mengurangi Risiko Iritasi dan Alergi

Selain menyerap polutan, lidah mertua juga membantu menjaga kelembapan udara. Lingkungan yang terlalu kering sering dikaitkan dengan iritasi kulit, tenggorokan kering, hingga gangguan pernapasan ringan.

Dengan menjaga keseimbangan kelembapan, tanaman ini secara tidak langsung membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, terutama bagi penderita alergi atau sensitif terhadap udara kering.

Tanaman “Tahan Banting” untuk Semua Orang

Keunggulan lain yang membuat lidah mertua semakin digemari adalah kemudahan perawatannya. Tanaman ini mampu bertahan dalam kondisi minim cahaya dan tidak membutuhkan penyiraman rutin.

Karakteristik ini membuatnya cocok bagi siapa saja bahkan bagi mereka yang mengaku “tidak berbakat” merawat tanaman.

Selain itu, tampilannya yang minimalis juga menjadikannya elemen dekorasi yang menyatu dengan berbagai gaya interior modern.

Catatan Penting: Bukan Pengganti Ventilasi

Meski memiliki banyak manfaat, para ahli mengingatkan bahwa tanaman ini bukan solusi tunggal untuk membersihkan udara.

Efektivitasnya dalam kehidupan nyata tetap dipengaruhi oleh ukuran ruangan, jumlah tanaman, serta sirkulasi udara. Dengan kata lain, lidah mertua sebaiknya dipandang sebagai pelengkapn bukan pengganti ventilasi atau sistem penyaring udara.

Di tengah meningkatnya polusi dan gaya hidup modern yang banyak dihabiskan di dalam ruangan, kehadiran lidah mertua menjadi solusi sederhana namun bermakna. Ia tidak hanya mempercantik ruang, tetapi juga membawa manfaat kesehatan yang sering kali tak terlihat.

Karena terkadang, perubahan kecil seperti menambahkan satu tanaman di sudut ruangan dapat memberi dampak besar bagi kualitas hidup sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....