BTS Bongkar Rahasia Comeback lewat Dokumenter Netflix

  • 30 Mar 2026 10:44 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Grup K-pop dunia BTS kembali menyapa penggemar melalui dokumenter terbaru bertajuk BTS: THE RETURN yang kini tersedia di Netflix. Film ini memperlihatkan proses kreatif di balik pembuatan album comeback mereka, ARIRANG, sekaligus perjalanan emosional para anggota setelah jeda panjang dari industri musik.

Setelah hampir empat tahun vakum akibat kewajiban militer di Korea Selatan, ketujuh anggota—RM, Jin, SUGA, j-hope, Jimin, V, dan Jung Kook—bersatu kembali untuk memulai babak baru dalam karier mereka. Dokumenter ini menyoroti bagaimana BTS berupaya menemukan kembali identitas musikal sekaligus arah artistik masa depan mereka.

Perjalanan Delapan Bulan dari Los Angeles ke Seoul

Film ini merekam perjalanan selama hampir delapan bulan, dimulai dari masa para anggota tinggal bersama di Los Angeles pada musim panas 2025 untuk proses rekaman album, hingga persiapan comeback resmi di Seoul pada awal 2026. Penonton diajak melihat berbagai fase yang dialami BTS selama produksi berlangsung, mulai dari momen inspirasi kreatif, kebuntuan ide, refleksi terhadap karya, hingga rasa antusias menjelang reuni dengan penggemar mereka, ARMY. Pendekatan dokumenter yang intim membuat penonton dapat memahami tekanan sekaligus harapan besar yang menyertai comeback grup global tersebut.

Perdebatan Internal soal Lagu Utama “SWIM”

Salah satu bagian paling menarik dalam dokumenter adalah diskusi internal mengenai pemilihan lagu “SWIM” sebagai title track album.

Lagu pop bernuansa lebih lembut ini memicu perbedaan pendapat di antara anggota. Sebagian merasa konsep tersebut merupakan langkah berani menuju kedewasaan musikal, sementara yang lain khawatir arah baru ini berbeda dari ekspektasi publik terhadap BTS. Meski sempat dipenuhi keraguan, keputusan akhirnya membuahkan hasil. “SWIM” dirilis sebagai single utama dan berhasil menduduki posisi nomor satu tangga lagu global Spotify, menandai keberhasilan eksperimen musikal mereka.

Makna Historis di Balik Judul Album ARIRANG

Dokumenter juga mengungkap bahwa judul album ARIRANG berasal dari ide tim kreatif label, bukan langsung dari para anggota. Konsep tersebut terinspirasi dari kisah sejarah tujuh pemuda Korea yang memperkenalkan lagu tradisional “Arirang” ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Narasi ini dianggap merefleksikan perjalanan BTS sebagai seniman Korea yang membawa budaya nasional ke panggung global. Namun, para anggota sempat mempertimbangkan risiko penggunaan simbol budaya tradisional yang memiliki makna historis kuat bagi masyarakat Korea.

Keputusan Penting soal Lagu Pembuka Album

Perdebatan lain muncul saat tim produksi mempertimbangkan penggunaan rekaman asli “Arirang” dalam lagu pembuka album, “Body to Body”. Pendiri HYBE, Bang Si-Hyuk, turut memberikan pandangan strategis dengan membayangkan ribuan penggemar internasional menyanyikan lagu tradisional tersebut dalam konser besar BTS. Gagasan itu akhirnya diterima dan menjadi salah satu elemen paling emosional dalam album. Sejak perilisan, lagu tersebut memicu reaksi kuat di media sosial, termasuk video viral yang memperlihatkan respons emosional masyarakat Korea terhadap reinterpretasi budaya tersebut.

Kehidupan Personal dan Kemunculan Bintang Tamu

Selain proses musik, dokumenter juga menampilkan kehidupan pribadi para anggota di luar studio. Penonton melihat aktivitas sederhana seperti memasak, berolahraga, hingga menghabiskan waktu bersama teman dekat. Segmen V menjadi sorotan ketika ia makan malam bersama kelompok pertemanannya, Wooga Squad, yang terdiri dari sejumlah aktor dan musisi ternama Korea Selatan. Beberapa produser internasional yang terlibat dalam album juga muncul secara singkat sepanjang film.

BTS Lebih dari Sekadar Grup Musik

Di balik tekanan comeback global, dokumenter ini menegaskan kedekatan emosional antaranggota BTS. Menjelang kepulangan dari Los Angeles, mereka mengungkapkan rasa kehilangan karena harus kembali hidup terpisah. Interaksi hangat, dukungan emosional, serta humor di tengah proses kreatif menunjukkan bahwa kekuatan utama BTS tidak hanya terletak pada musik, tetapi juga hubungan persaudaraan yang mereka bangun selama bertahun-tahun.

Melalui BTS: THE RETURN, BTS tidak hanya memperlihatkan perjalanan comeback, tetapi juga proses pendewasaan sebagai seniman global. Dokumenter ini menjadi potret reflektif tentang kreativitas, identitas, dan arti kebersamaan dalam industri musik modern. BTS: THE RETURN kini dapat disaksikan secara streaming di Netflix.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....