SMA Negeri 1 Permata Launching Agrokopi School Project

  • 29 Apr 2026 20:34 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong: SMA Negeri 1 Permata, Bener Meriah kembali mencatat sejarah dengan meluncurkan Agrokopi School Project Aspro. Program ini mengintegrasikan pembelajaran dengan potensi lokal perkebunan kopi, menjadi wujud nyata inovasi pembelajaran berbasis potensi lokal, yang mengintegrasikan teori dengan praktik langsung di perkebunan kopi Gayo.

Ketua Pelaksana peluncuran Agrokopi School Project (Aspro) , Iskandar, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi peserta didik secara menyeluruh.

“Tidak hanya pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan karakter seperti kemandirian, tanggung jawab, serta jiwa kewirausahaan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pembelajaran, program ini memiliki dimensi sosial. Hasil pengolahan kebun kopi akan dimanfaatkan untuk menyantuni anak yatim, membantu siswa terdampak bencana, mendukung siswa kurang mampu serta meningkatkan kesejahteraan guru.

Kepala SMA Negeri 1 Permata, Hammadin, menegaskan bahwa ini adalah kali kedua sekolahnya melaksanakan proyek perubahan.

“Kami berharap dukungan dari Dinas Pendidikan agar program ini berkelanjutan. Hasilnya juga kami manfaatkan untuk anak-anak kurang mampu, anak yatim, dan kesejahteraan guru, bahkan dalam bentuk produk olahan kopi,” jelasnya.

Ketua MKKS Wilayah V Aceh Tengah–Bener Meriah, Eko Sutrimo, juga menyampaikan rasa bangga. Dengan lahan seluas kurang lebih 2 hektar, menurutnya, proyek ini mampu membantu anak-anak yatim dan siswa kurang mampu, sekaligus menjadi model perubahan pendidikan berbasis potensi lokal.

“Launching Agrokopi School Project Aspro bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang masa depan pendidikan. Dari kebun kopi Gayo, lahir generasi yang cerdas, mandiri, berkarakter, dan peduli sosial,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Bener Meriah, Subandi, menyampaikan harapan agar proyek ini berjalan lancar dan dapat ditiru oleh sekolah lain yang memiliki lahan. Ia menambahkan bahwa Kepala Dinas Pendidikan Aceh pernah mengunjungi kebun kopi SMA Negeri 1 Permata dan memberikan apresiasi atas inovasi tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....