Sensasi Kopi Gayo lewat Pie Kopi Inovasi UMKM

  • 20 Apr 2026 19:53 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Program UMKM Bicara kembali menghadirkan kisah inspiratif dari pelaku usaha lokal yang sukses mengembangkan potensi daerah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Dalam dialog yang disiarkan pada Senin, 20 April 2026 pukul 15.00 WIB, Yuli Fitrilia selaku Owner Pie Kopi Syalia membagikan perjalanan usahanya dalam mengolah kopi Gayo menjadi sajian unik berupa pie kopi yang kini menjadi salah satu oleh-oleh khas dari dataran tinggi Tanoh Gayo.

Perjalanan usaha ini bermula dari langkah sederhana. Pada tahun 2016, Yuli Fitrilia mencoba peruntungan di dunia kuliner dengan membuat kue bolu dan cake kekinian. Berbekal semangat mencoba dan kreativitas, ia terus bereksperimen hingga akhirnya terinspirasi oleh kekayaan cita rasa kopi Gayo yang sudah dikenal luas.

Tahun 2017 menjadi titik penting, ketika ia mulai mengolah kopi Gayo menjadi pie kopi. Produk ini awalnya hanya dicoba kepada teman-teman dan orang terdekat. Meski dikemas secara sederhana, respons yang diterima sangat positif. Dari sinilah, promosi dari mulut ke mulut mulai berkembang, hingga pie kopi tersebut perlahan dikenal masyarakat luas.

Seiring berjalannya waktu, produk Pie Kopi Syalia semakin diminati dan bahkan menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Tanoh Gayo. Namun, perjalanan tersebut tidak selalu mudah. Di awal usaha, Yuli mengakui bahwa pemasaran menjadi tantangan terbesar. Sebagai usaha rumahan, ia harus belajar secara bertahap, mulai dari produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran.

Selain itu, tantangan lain yang cukup krusial adalah menemukan komposisi atau dosis kopi yang tepat. Ia menjelaskan bahwa penggunaan bubuk kopi tidak boleh berlebihan, karena dapat menimbulkan rasa pahit yang terlalu dominan. Melalui proses trial and error, akhirnya ditemukan keseimbangan rasa yang pas—menghadirkan cita rasa kopi yang khas tanpa menghilangkan kelezatan pie itu sendiri.

Kini, inovasi produk terus dikembangkan. Selain pie kopi sebagai produk unggulan, Pie Kopi Syalia juga menghadirkan berbagai varian lain seperti pie nanas, pie susu, pie keju, hingga pie terong belanda. Meski begitu, pie kopi tetap menjadi primadona dan identitas utama dari usaha ini.

Kisah Yuli Fitrilia menjadi bukti bahwa inovasi berbasis potensi lokal mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Dengan memanfaatkan kopi Gayo sebagai bahan utama, ia tidak hanya menciptakan produk kuliner yang unik, tetapi juga ikut memperkenalkan kekayaan daerah ke pasar yang lebih luas.

Melalui kreativitas, ketekunan, dan keberanian untuk mencoba, UMKM seperti Pie Kopi Syalia mampu menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi dan mengangkat potensi lokal menjadi kebanggaan daerah.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....