Harga Pinang Kering Naik, Petani di Timang Gajah Semangat Panen
- 14 Jun 2026 21:37 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Redelong: Kenaikan harga pinang kering di Kabupaten Bener Meriah membawa angin segar bagi para petani. Saat ini harga pinang kering berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp16.000 per kilogram, sehingga mendorong petani untuk lebih giat memungut, mengupas, dan mengeringkan hasil panennya.
Di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Timang Gajah, aktivitas petani pinang terlihat semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Mereka memanfaatkan cuaca yang mendukung untuk mengeringkan pinang agar memperoleh harga jual yang lebih tinggi.
Pengepul pinang kering, Basuki, yang beroperasi di Kampung Digol, Kabupaten Bener Meriah, mengatakan bahwa kenaikan harga tersebut memberikan semangat baru bagi para petani. Menurutnya, banyak warga kini berlomba-lomba mengumpulkan dan mengupas pinang karena nilai jualnya cukup menjanjikan.
“Sekarang harga pinang kering berkisar antara Rp15.000 sampai Rp16.000 per kilogram. Dengan harga seperti ini, petani semakin semangat memungut dan mengupas pinang untuk dijual dalam kondisi kering,” ujar Basuki.
Kondisi ini sejalan dengan tren harga pinang kering di sejumlah daerah Aceh yang dalam beberapa bulan terakhir berada pada kisaran Rp15.000 hingga Rp16.000 per kilogram, sehingga menjadi salah satu komoditas perkebunan yang cukup menguntungkan bagi petani.
Para petani berharap harga pinang tetap stabil atau bahkan meningkat pada musim panen mendatang. Selain membantu menambah pendapatan keluarga, komoditas pinang juga menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Bener Meriah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....