Harga Bahan Pokok di Takengon: Stabilitas Dominan, Beberapa Komoditi Fluktuatif
- 18 Mei 2026 17:42 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Harga bahan pokok penting dan strategis di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, mayoritas masih menunjukkan stabilitas, meski sejumlah komoditi mengalami kenaikan maupun penurunan harga dibandingkan minggu lalu.
Berdasarkan laporan resmi yang RRI peroleh dari Dinas Perdagangan kabupaten Aceh Tengah, komoditi yang stabil antara lain berbagai jenis beras seperti Beras 2 Mawar, Beras 88, Beras Cap Udang, dan Beras UB yang tetap di kisaran Rp14.500–16.400 per kilogram.
Gula pasir, minyak curah, daging ayam boiler, kerbau, telur ayam boiler, serta sejumlah kebutuhan lain seperti tepung terigu, mentega, kacang-kacangan, dan pupuk juga tidak mengalami perubahan harga.
Namun, terdapat beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga, di antaranya, minyak Goreng Kita naik dari Rp16.000 menjadi Rp17.000 per liter (6,25%), gas Elpiji 12 kg naik dari Rp230.000 menjadi Rp250.000 (8,7%).
Selanjutnya bawang merah melonjak dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar 25% persen. Buncis, Cabe Caplak, Cabe Hijau, Kentang, Tomat lokal, Udang Jumbo, Jeruk Nipis, Jeruk Sayur, dan Terong Belanda juga mencatat kenaikan harga dengan persentase antara 7 samapi 33%. Begitu juga dengan Ikan Bandang dan Tongkol naik dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram (16,67%).
Sementara itu, sejumlah komoditi mengalami penurunan harga, seperti telur Ayam Kampung turun dari Rp64.000 menjadi Rp63.000 per kilogram (1,56%), Jagung Pilihan turun dari Rp9.000 menjadi Rp8.000 per kilogram (11,11%).
Kopi Arabika Biji Kering turun dari Rp125.000 menjadi Rp115.000 per kilogram (8%). Kopi Arabika Gabah turun dari Rp65.000 menjadi Rp60.000 per kilogram (7,69%) dan kopi Arabika Gelondong turun dari Rp20.000 menjadi Rp17.000 per kilogram (15%).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....