Dosen UTU Bekali Prosesor Kopi Gayo Hadapi Risiko

  • 20 Okt 2025 10:05 WIB
  •  Takengon

KBRN,Takengon : Tim Dosen Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh membekali para prosesor kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, dengan strategi mitigasi risiko keuangan dan legalitas usaha.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yang fokus pada peningkatan ketahanan usaha para pelaku industri kopi daerah.

Program ini mendapat dukungan dari Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2025.

Dengan melibatkan Tiga dosen UTU yakni Hafizah Risnafitri, M.Ak., Adella Yuana, S.H., M.H., dan Noer Octaviana Maliza, S.TP., M.T.

Ketua tim, Hafizah Risnafitri menjelaskan bahwa penguatan dilakukan lewat Tiga pilar utama meliputi optimalisasi kualitas produk, manajemen keuangan, dan legalitas usaha.

“Tiga hal ini menjadi fondasi mitigasi risiko. Jika salah satunya lemah, maka usaha mudah goyah,” ujarnya di Takengon.

Kemudian, Noer Octaviana Maliza memberikan pelatihan teknis peningkatan kualitas green bean melalui penggunaan alat ukur kadar air (moisture meter) agar produk konsisten dan sesuai standar pasar.

Sementara Hafizah Risnafitri melatih peserta menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), menentukan Titik Impas (BEP), serta menyusun laporan keuangan sederhana untuk memantau kesehatan usaha.

Dari sisi hukum, Adella Yuana menekankan pentingnya kontrak tertulis agar pelaku usaha terlindungi dari risiko wanprestasi.

“Banyak transaksi kopi masih mengandalkan kepercayaan lisan. Kami ajak mereka memahami pentingnya kontrak yang mengatur harga, kualitas, dan tenggat pembayaran,” jelasnya.

Ketua kelompok Suluh Muterang, Syukran menyebut kegiatan ini membuka wawasan baru bagi dirinya.

“Kami jadi lebih paham bahwa maju tidak cukup hanya kerja keras, tapi juga kerja cerdas dengan perencanaan dan perlindungan hukum,” ujarnya.

Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi para prosesor kopi Gayo untuk membangun usaha yang profesional, berdaya saing, dan tangguh menghadapi ketidakpastian di masa depan.(FJ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....