Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Kala Ili
- 23 Des 2025 12:18 WIB
- Takengon
KBRN, Takengon : Pasca bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, jembatan Kala Ili yang menjadi satu-satunya akses penghubung menuju kabupaten dilaporkan rusak parah dan hanyut terbawa arus. Akibatnya, akses masyarakat ke luar kampung sempat terputus total.
Menyikapi kondisi tersebut, warga dari tiga desa di wilayah Linge secara swadaya dan bergotong royong membangun jembatan darurat dari bahan kayu. Jembatan sementara ini diperuntukkan sebagai akses bagi kendaraan roda dua agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Gotong royong tersebut melibatkan warga Kampung Linge, Jamat, dan Reje Payung. Dengan peralatan seadanya, masyarakat bekerja bersama membangun jembatan demi memulihkan akses transportasi yang sangat dibutuhkan pasca bencana.
Jembatan darurat Kala Ili ini memiliki panjang sekitar 18 meter dengan lebar kurang lebih 1,5 meter. Meski kondisinya masih sederhana, jembatan tersebut kini sudah dapat dilalui sepeda motor, sehingga membantu mobilitas warga menuju pusat kabupaten.
Pembangunan jembatan ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup masyarakat, terutama untuk menjual hasil pertanian serta membeli kebutuhan pokok ke luar kampung. Terputusnya akses sebelumnya membuat warga kesulitan melakukan aktivitas ekonomi dan sosial.
Salah seorang warga Linge, Adong Linge, menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan inisiatif murni masyarakat. Ia menyebutkan bahwa gotong royong menjadi satu-satunya solusi cepat agar roda kehidupan warga tetap berjalan pasca bencana.
“Jembatan ini sangat penting bagi kami. Kalau tidak dibuat, masyarakat tidak bisa ke kabupaten untuk menjual hasil kebun atau membeli kebutuhan sehari-hari,” ujar Adong Linge.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera membangun jembatan permanen agar akses transportasi kembali normal dan lebih aman bagi seluruh warga di Kecamatan Linge.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....