Kemenag Aceh Tengah Gelar Forum Konsultasi Publik
- 26 Jun 2026 12:38 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai wadah dialog dan evaluasi pelayanan publik bersama para pemangku kepentingan, di Aula Umah Pesilangan Kantor Kemenag Aceh Tengah, Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengguna layanan, akademisi, organisasi kemasyarakatan, media massa, forum koordinasi tingkat desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemerhati pendidikan inklusif, Kelompok Kerja Madrasah, Forum KUA, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), serta berbagai komunitas lainnya.
Forum Konsultasi Publik tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap standar pelayanan yang telah dilaksanakan Kemenag Aceh Tengah selama satu tahun terakhir, sekaligus menjaring saran, kritik, dan masukan konstruktif dari masyarakat guna meningkatkan kualitas layanan pada masa mendatang.
Selain itu, forum ini juga menjadi sarana membangun komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan dan masyarakat, memperkuat transparansi serta akuntabilitas pelayanan publik, mengidentifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap layanan Kementerian Agama, serta mendorong lahirnya inovasi pelayanan yang lebih efektif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Forum Konsultasi Publik ini bukan sekadar agenda formal tahunan, tetapi menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi dan menyempurnakan layanan yang kami berikan. Kami menyadari bahwa pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang. Karena itu, kritik, saran, dan masukan dari seluruh peserta sangat kami harapkan sebagai bahan perbaikan dan pengambilan kebijakan ke depan,” ujar Wahdi.
Ia menambahkan bahwa Kemenag Aceh Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta penyediaan sarana dan prasarana yang lebih nyaman dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam sesi diskusi, berbagai masukan dan apresiasi disampaikan oleh peserta forum. Salah satunya datang dari Drs. Asyiari, perwakilan Forum Reje Kecamatan Lut Tawar, yang memberikan apresiasi terhadap perkembangan layanan di Kemenag Aceh Tengah.
“Kami melihat perubahan yang sangat signifikan dalam pelayanan Kemenag Aceh Tengah. Sistem pelayanan sudah tertata dengan baik, alur layanan semakin jelas, dan sarana prasarana pendukung juga terus mengalami peningkatan. Kondisi ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan,” ungkapnya.
Menurut Asyiari, berbagai inovasi dan pembenahan yang dilakukan Kemenag Aceh Tengah patut menjadi contoh bagi instansi lainnya.
“Saya berencana menyampaikan kepada para reje (kepala desa) di wilayah Kecamatan Lut Tawar agar dapat belajar dan mencontoh tata kelola pelayanan yang telah diterapkan Kemenag Aceh Tengah, khususnya dalam aspek pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Mahdi Wahyuni Salam, M.Ed, Ph.D dari unsur akademisi menyampaikan masukan terkait keterbukaan informasi publik, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.
“Informasi mengenai jumlah madrasah, jumlah guru, jumlah siswa, serta data-data pendidikan lainnya sangat dibutuhkan oleh kalangan akademisi dan mahasiswa yang sedang melakukan penelitian. Kami berharap data tersebut dapat disajikan secara lebih lengkap, terstruktur, dan mudah diakses melalui website resmi Kemenag Aceh Tengah,” sarannya.
Menurutnya, kemudahan akses terhadap data publik tidak hanya mendukung kegiatan penelitian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga kepada masyarakat.
Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Kemenag Aceh Tengah berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....