Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Budaya Tabayyun bagi ASN
- 22 Jun 2026 22:41 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, Drs H Azhari MSi, mengingatkan seluruh aparatur di lingkungan Kementerian Agama agar tidak ikut menyebarkan informasi bohong atau hoaks di media sosial maupun platform digital lainnya.
Pesan tersebut disampaikan Azhari saat memberikan arahan pada pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan 301 ASN yang berlangsung secara luring dan daring, berpusat di Aula Kanwil Kemenag Aceh, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut Azhari, ASN Kementerian Agama tidak hanya bertugas menyampaikan informasi terkait program dan kebijakan Kemenag, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk meluruskan informasi yang keliru di tengah masyarakat.
“Jangan sampai orang Kementerian Agama yang memviralkan berita hoaks. Minimal kita meluruskan informasi yang salah, tidak hanya informasi tentang Kemenag, tetapi juga berbagai informasi yang berkembang di masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, penyebaran informasi yang tidak benar dapat memicu fitnah dan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, setiap ASN harus bijak dalam menggunakan media sosial serta memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya.
Azhari mengingatkan bahwa ajaran Islam telah memberikan pedoman yang jelas terkait penyebaran informasi, yakni melalui prinsip tabayyun atau melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu berita.
“Sekarang banyak orang yang ghibah dengan jarinya. Kalau dulu dengan mulut. Saya meminta ASN Kemenag Aceh tidak melakukan itu, karena Al-Qur’an menyuruh kita untuk tabayyun,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Azhari juga mendorong para ASN yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan sebagai bekal pengembangan karier di masa mendatang.
Ia menyebut para ASN yang dilantik menjadi JFT (Jabatan Fungsional Tertentu) hari ini merupakan calon-calon pemimpin masa depan yang berpotensi menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan Kementerian Agama.
“Kalian adalah tokoh masa depan, tokoh yang akan menggantikan kami. Masih banyak waktu untuk mengembangkan diri. Ada yang nantinya menjadi kepala kantor wilayah, kepala kantor kementerian agama kabupaten/kota, kepala bidang, dan jabatan lainnya,” katanya.
Karena itu, Azhari berharap para ASN terus belajar, memperkaya keterampilan, dan memanfaatkan setiap kesempatan pengembangan diri agar mampu menjadi pemimpin yang profesional dan berintegritas.
Baca selengkapnya:
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....