Kakankemenag Wahdi Isi Ceramah 1 Muharram di Fuspita Pegasing
- 16 Jun 2026 19:38 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana introspeksi dan memperkuat semangat perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik.
Hal tersebut disampaikan Wahdi dalam ceramahnya pada kegiatan Pengajian Rutin Forum Ukhuwah Silaturrahmi Pengajian Ibu-Ibu Takengon (FUSPITA) yang berlangsung di Masjid Babul Khairat, Kampung Suka Damai, Kecamatan Pegasing, Senin, 15 Juni 2026.
Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan momentum untuk meneladani makna hijrah Rasulullah SAW yang penuh dengan perjuangan, pengorbanan, dan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Semangat hijriah harus menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta memperbanyak amal saleh dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wahdi.
Ia menjelaskan bahwa hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan sikap, perilaku, dan pola pikir dari hal-hal yang kurang baik menuju hal-hal yang diridhai Allah SWT.
Menurutnya, setiap Muslim hendaknya menjadikan bulan Muharram sebagai titik awal untuk melakukan evaluasi diri terhadap berbagai aktivitas yang telah dilakukan selama ini.
Dengan evaluasi tersebut, seseorang dapat mengetahui kekurangan yang perlu diperbaiki dan kelebihan yang perlu dipertahankan.
“Orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari kemarin, sedangkan orang yang rugi adalah orang yang hari ini lebih buruk dari kemarin. Karena itu, mari kita jadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas diri,” ungkapnya.
Wahdi juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan Allah SWT melalui peningkatan ibadah, sekaligus mempererat hubungan dengan sesama manusia melalui sikap saling menghormati, membantu, dan menjaga ukhuwah Islamiyah.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk mengisi bulan Muharram dengan berbagai kegiatan positif seperti memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, menghadiri majelis ilmu, bersedekah, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.
“Semangat hijrah harus tercermin dalam kehidupan nyata. Tidak cukup hanya diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui perubahan perilaku yang lebih baik dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Di akhir ceramahnya, Wahdi berharap datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru bagi seluruh umat Islam untuk terus berbenah diri serta menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
“Semoga Muharram tahun ini menjadi awal yang baik bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, dan memperbanyak amal kebajikan demi meraih ridha Allah SWT,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....