Gebyar Pentas Seni RA 2026, 960 Anak Unjuk Bakat dan Karya di Takengon
- 11 Jun 2026 21:59 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Sebanyak 960 anak Raudhatul Athfal (RA) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Tengah memeriahkan Gebyar Pentas Seni dan Panggung Karya Anak RA se-Kabupaten Aceh Tengah Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Kamis (11/6/2026).
Mengusung tema “Gembira Berkreasi, Hebat Berakhlak”, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak RA yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta karakter positif yang telah dibentuk selama menempuh pendidikan usia dini.
Kegiatan dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Anshary, SE, M.AP, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah H. Wahdi MS, MA, Bunda PAUD Kabupaten Aceh Tengah Risnawati Haili Yoga, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah Salimsyah, M.Pd, serta sejumlah unsur pendidikan dan organisasi profesi guru RA.
Dalam sambutannya, Kakankemenag Aceh Tengah H. Wahdi MS, MA menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting sebagai fondasi awal dalam membentuk generasi bangsa yang berkualitas.
“Peran guru RA sama pentingnya dengan guru TK di bawah Dinas Pendidikan. Mereka merupakan garda terdepan dalam memberikan pendidikan, pembinaan karakter, dan transfer ilmu pengetahuan kepada anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.
Wahdi menjelaskan, keberadaan RA memiliki landasan hukum yang kuat sebagai bagian dari pendidikan anak usia dini di Indonesia. Karena itu, peran RA sangat strategis dalam menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai keagamaan yang kuat.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Aceh Tengah Risnawati Haili Yoga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan pendidik dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.
“Dunia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Transformasi informasi dan teknologi berkembang sangat cepat, sehingga anak-anak dapat dengan mudah menyerap berbagai informasi yang belum tentu sesuai untuk usia mereka. Karena itu, peran keluarga dan guru sangat penting dalam memberikan pendampingan,” katanya.
Ia berharap anak-anak RA dapat tumbuh menjadi generasi emas Indonesia tahun 2045 yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu bersaing di masa depan.
| Baca juga: Aceh Tengah Peringati Hari Kartini |
Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Aceh Tengah, Anshary, SE, M.AP, yang membacakan sambutan Bupati Aceh Tengah menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, guru RA memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai karakter, kemandirian, kecintaan terhadap agama, serta budaya sejak usia dini.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Aceh Tengah yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, dan potensi diri.
Berbagai penampilan seni, kreasi, dan karya yang ditampilkan peserta selama kegiatan berlangsung mendapat sambutan meriah dari para orang tua, guru, dan tamu undangan yang hadir. (AY).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....