Menteri Wihaji Tinjau SPPG di Agara

  • 05 Jun 2026 17:01 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Kutacane : Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI (Kemendukbangga), Wihaji, meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulonas 2 di Kecamatan Babussalam, Rabu 3 Juni 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan layanan pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Kemendukbangga melihat langsung proses pengolahan makanan, penerapan standar kebersihan, hingga mekanisme distribusi makanan kepada para penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

SPPG Pulonas 2 saat ini melayani 2.316 porsi makanan bergizi setiap hari bagi peserta didik. Selain itu, layanan juga diberikan kepada kelompok sasaran MBG 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak bawah dua tahun (baduta) sebanyak 463 porsi per hari.

Untuk mendukung operasional layanan, SPPG Pulonas 2 didukung oleh 47 tenaga kerja yang bertugas selama enam hari dalam seminggu guna memastikan proses penyediaan dan distribusi makanan berjalan lancar, tepat waktu, serta memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.

Selain melayani peserta didik, distribusi makanan bagi kelompok sasaran MBG 3B juga dilakukan melalui Posyandu Batu Bulan sebagai salah satu titik penyaluran program kepada masyarakat.

Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk terus mendukung berbagai program peningkatan kualitas keluarga dan percepatan penurunan stunting.

“Kehadiran Menteri Kemendukbangga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pelayanan gizi bagi masyarakat. Kami berharap keberadaan SPPG dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan berkontribusi terhadap terwujudnya generasi Aceh Tenggara yang sehat, unggul, dan berkualitas,” ujar Fakhry.

Sementara itu, Menteri Kemendukbangga, Wihaji menyampaikan apresiasi atas pengelolaan SPPG yang telah berjalan baik dan mampu menjangkau ribuan penerima manfaat setiap hari.

“Saya diamanahkan oleh Presiden untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis diterima oleh masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta. SPPG merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Melalui penyediaan makanan bergizi yang aman, sehat, dan berkualitas, kita berharap dapat mendukung tumbuh kembang anak serta mempercepat upaya pencegahan stunting di daerah,” kata Wihaji.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar program pemenuhan gizi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

“Program MBG 3B merupakan inovasi yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh pemerintah pusat, tetapi juga oleh dukungan pemerintah daerah, tenaga pelaksana, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” tambahnya.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Jantung Sehat yang berlangsung di Lapangan Pemuda dan diikuti oleh masyarakat serta para kader pendamping keluarga.

Selanjutnya, Menteri Kemendukbangga bersama Bupati Aceh Tenggara meninjau operasional SPPG Pulonas 2 untuk melihat secara langsung pelaksanaan layanan pemenuhan gizi di daerah.

Usai peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan temu bersama 1.488 kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) guna memperkuat upaya percepatan penurunan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II DPR Aceh, Staf Ahli Gubernur Aceh, unsur Forkopimda Aceh Tenggara, serta para pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Kunjungan kerja ini menjadi wujud komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sinergi pelaksanaan program pembangunan keluarga, peningkatan gizi masyarakat, serta percepatan penurunan stunting hingga ke tingkat daerah.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....