Begini Cara Orang Gayo Memberi Hormat, Maknanya Sangat Dalam
- 27 Okt 2023 08:51 WIB
- Takengon
KBRN Takengon : Jika biasanya dalam memberi penghormatan kepada orang lain, kedua telapak tangan kita akan disatukan dan diletakkan di arah dada. Namun hal itu berbeda dengan masyarakat suku Gayo. mereka punya cara tersendiri dalam memberi hormat kepada orang yang dihormati. Dan cara tersebut memiliki makna sebagai pesan adat. Cara memberi hormat ini sudah ada sejak zaman lampau.
Seperti yang di sampaikan oleh Anan Maimunah, salah seorang turunan Reje Linge yang menjelaskan bagaimana tata cara hormat orang Gayo, yakni tangan kanan menggenggam tangan kiri dengan jempol dalam posisi sejajar. "Kemulen pumu kiri, posisi ni ine jari atas ni telunjuk. Renye, pumu kiri si nge kemulen ne, tutupen urum pumu kuen. Jejari kelingking sawah telunjuk nutupi jejari pumu kiri a ne.
Ine jari pumu kuen sejajar urum ine jari pumu kiri a ne," kata Anan Maimunah memberi petunjuk.
Artinya : genggam tangan kiri, posisi ibu jari atau jempol diatas telunjuk. Lalu tutup atau timpa dengan tangan kanan. Jari kelingking sampai telunjuk menutupi jejari tangan kiri tadi. Ibu jari tangan kanan sejajar dengan ibu jari tangan kiri tadi.
Ia juga menjelaskan makna dari cara hormat orang Gayo memiliki makna pesan adat. "Seriet berules, hakiket bersebu. Pumu kiri, buet kurang. Pumu kuen, buet jeroh. Kune si kurang/gere jeroh a ne, itutupi urum pumu kuen ne," katanya.
Artinya kurang lebih: bahwa syariat dan hakikat memiliki tutup pelindung. Bahwa kekurangan tangan kiri ditutupi tangan kanan.
Anan Maimunah pun mengakui jika cara hormat seperti yang sekarang banyak dilakukan oleh orang Gayo, dengan menempelkan kedua tangan di dada, merupakan cara hormat milik budaya orang lain.
Karena itu dia berharap agar pengetahuan tentang cara memberi hormat kepada orang yang dihormati secara adat ini dapat di sebar luaskan. ( sumber : tribungayo )
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....