Fiqih Media Sosial: antara Etika, Berita Bohong (Hoaks), dan Ghibah Digital

  • 09 Apr 2026 22:58 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon — Bijak bermedia sosial dan memastikan setiap informasi melalui proses tabayyun menjadi pesan utama yang disampaikan Prof. Dr. Zulkarnain, M.Ag dalam program Da'i Menjawab Pro 1 RRI Takengon, Kamis, 9 April 2026. Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas manusia, termasuk di dunia digital, berada dalam pengawasan Allah SWT, sehingga setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang dibagikan harus dipertanggungjawabkan.

Dalam siaran bertema “Fiqih Media Sosial: Antara Etika, Berita Bohong (Hoaks), dan Ghibah Digital”, Prof. Dr. Zulkarnain mengajak masyarakat untuk menjadikan media sosial sebagai sarana kebaikan, bukan sebaliknya.

“Yakinkan diri kita bahwa segala sesuatu dalam pantauan Allah. Apa yang kita lakukan, termasuk di media sosial, tetap dilihat oleh-Nya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Guru besar IAIN Takengon tersebut menjelaskan bahwa terdapat dua konsep dalam memandang kehidupan dunia, yakni sebagai tempat menyemai kebaikan dan sebagai tempat bersenda gurau. Namun, ia menekankan bahwa dunia, termasuk ruang digital, seharusnya diarahkan untuk hal-hal positif seperti berinovasi, menyebarkan kedamaian, dan mengembangkan potensi diri.

Pak Zul juga mengingatkan pentingnya sikap tabayyun dalam menghadapi arus informasi yang cepat. Ia menegaskan bahwa setiap kabar harus diperiksa kebenarannya sebelum dipercaya dan disebarluaskan.

“Jika sudah dipastikan itu hoaks, cukup sampai di kita, jangan disebarkan lagi,” tegasnya.

Selain hoaks, ia turut menyoroti maraknya ghibah di media sosial. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka aib orang lain di ruang publik digital, serta lebih mengedepankan doa dan prasangka baik.

“Mari kita jaga aib saudara kita. Insya Allah, Allah juga akan menjaga aib kita,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pro 1 RRI Takengon mengajak masyarakat menjadikan media sosial sebagai media dakwah dan penyebar kebaikan. Dengan pemanfaatan yang tepat, media sosial dapat menjadi ladang amal yang membawa manfaat luas bagi kehidupan sosial dan spiritual.

Untuk masyarakat yang hendak mendengarkan kembali siaran tersebut, bisa didengarkan melalui link berikut : https://www.youtube.com/live/g6gl8MxQtCM?si=cZubNNiOu_0hhMRI.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....