Terluka Kena Pisau, Pertolongan Pertama dan Cara Mengatasinya

  • 18 Sep 2024 08:55 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon : Tangan tiba-tiba tergores pisau tajam. Darah mulai mengalir dari luka, merembes cepat ke permukaan kulit. Pisau yang awalnya digunakan untuk memotong sayuran kini tergeletak di meja, mengingatkan betapa cepatnya kecelakaan kecil ini terjadi. Bagi mereka yang aktif di dapur, seperti seorang chef atau orang yang sering memasak, insiden seperti ini bukan hal asing. Meskipun tampak sepele, luka kena pisau bisa menjadi lebih serius jika tidak ditangani dengan benar.

Luka ini mungkin hanya sedikit nyeri di awal, tapi darah yang keluar harus segera dihentikan. Saat tangan terkena pisau, yang pertama harus dilakukan adalah segera mencucinya di bawah air mengalir. Aliran air dingin menyapu bersih darah, mengalir turun seperti sungai kecil di kulit. Jangan biarkan darah terus mengalir tanpa kontrol. Letakkan kain kasa atau handuk bersih di atas luka, tekan perlahan, dan tunggu hingga darah berhenti.

Pada saat yang sama, rasa perih muncul seiring kontak luka dengan udara. Luka kecil mungkin hanya membutuhkan sedikit salep antibakteri. Oleskan pelan-pelan, jari-jari bergerak hati-hati, seakan khawatir menyentuh luka lebih dari yang diperlukan. Setelah itu, tutupi luka dengan plester untuk melindunginya dari kotoran.

Namun, tidak semua luka akibat pisau bisa diatasi dengan langkah sederhana. Jika darah terus keluar meskipun sudah ditekan selama beberapa menit, atau jika darah menyembur keluar, pertanda bahaya mulai muncul. Tangan yang terluka sebaiknya segera diangkat, dinaikkan lebih tinggi dari jantung untuk membantu menghentikan aliran darah. Jika ini terjadi, ekspresi wajah tegang menunjukkan rasa waspada, setiap detik terasa lebih panjang.

Jika luka cukup dalam hingga jaringan di bawah kulit terlihat, atau jika jari terpotong hingga terlepas, situasi semakin mendesak. Dalam kepanikan, bungkus potongan jari dengan kain kasa basah dan masukkan ke dalam kantong es. Suara napas cepat menggema di ruangan, sementara mata mencari bantuan medis secepat mungkin.

Setiap luka memiliki kisahnya sendiri, dan penting untuk memahami kapan pertolongan medis diperlukan. Jika luka terlihat robek, sendi tidak berfungsi, atau darah mengalir deras lebih dari 15 menit, jangan ragu untuk mencari pertolongan dokter.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....